Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH INTENSITAS CAHAYA TERHADAP KANDUNGAN KLOROFIL-a dan -c ZOOXANTHELLAE DARI ISOLAT KARANG LUNAK Zoanthus sp. Sundari Sayekti; Esti Harpeni; Moh. Muhaemin
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 9, No 1 (2017): Edisi Januari
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.062 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v9i1.4227

Abstract

Terumbu karang sangat sensitif terhadap perubahan alam, salah satunya seperti peningkatan intensitas cahaya. Intensitas cahaya akan mempengaruhi pigmen klorofil-a dan –c alga simbion zooxanthellae yang hidup di dalam jaringan karang, sebab intensitas cahaya memiliki peranan penting dalam proses fotosintesis pada zooxanthellae. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas cahaya terhadap kandungan klorofil -a dan -c pada zooxanthellae. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2016, bertempat di Laboratorium Budidaya Perikanan, Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian, Universitas Lampung selama 66 jam. Penelitian menggunakan 4perlakuan dan 5 ulangan yaitu perlakuan intensitas cahaya 3800 lux (IC1), 6250 lux (IC2), 7980 lux (IC3), dan 11800 lux (IC4) dan sampel karang yang digunakan yaitu karang lunak Zoanthus sp. dari Perairan Teluk Lampung. Parameter utama yang diamati adalahkandungan klorofil-a dan -c pada zooxanthellae dengan menggunakan spektrofotometer dan parameter pendukung yaitu kualitas air. Data klorofil-a dan -c dianalisis dengan analisis ANOVA dan dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwapemberian intensitas cahaya yang berbeda memberikan pengaruh terhadap kandungan klorofil-a pada zooxanthellae, tetapi tidak memberikan pengaruh terhadap kandungan klorofil-c pada zooxanthellae.KATA KUNCI: Intensitas cahaya, klorofil-a, klorofil-c, Zoanthus sp., zooxanthellae.
Isolation and Screening of Amylolytic and Proteolytic Thermophilic Bacteria from Way Panas Hot Spring, Kalianda, South Lampung Laras Mahestri; Esti Harpeni; Agus Setyawan
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 26 No. 3 (2021): October
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.26.3.161-168

Abstract

Amylolytic and proteolitic activity from thermophilic bacteria have been observed from the Way Panas hot springs, Kalianda, South Lampung. This study aims to isolate and screen amylase and protease enzyme-producing thermophilic bacteria and their potential in fisheries. A total of 8 bacterial isolates were examined from the Way Panas hot spring, Kalianda. Each was cultured on selective medium for amylase and protease production. The results showed that 4 bacterial isolates were able to hydrolyze starch (A.WP.50.1, A.WP.50.1, A.WP.50.3, and A.WP.50.4) were able hydrolyze starch and no bacterial isolates had hydrolysis activity against protein. The highest activity of amylolitic was achieved by A.WP.50.4 bacteria isolate. Based on the phenotype, biochemistry assay, and 16s rDNA sequencing, the A.WP.50.4 bacteria isolate have high similarity and identified as Bacillus cereus.