Abstrak Pernikahan jarak jauh dapat menjadi penyebab tidak terpenuhinya kebutuhan karena intensitas kebersamaan menjadi berkurang. Tidak terpenuhinya kebutuhan dalam pernikahan akan mengakibatkan individu mencari pemenuhan kebutuhan tersebut di luar pernikahan melalui perselingkuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab serta dampak perselingkuhan dalam pernikahan jarak jauh. Subjek penelitian adalah seorang wanita yang melakukan perselingkuhan ketika berstatus menikah dan tinggal terpisah jauh dari suami. Metode penelitian yang dilakukan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur. Pencapaian kredibilitas penelitian dilakukan dengan teknik triangulasi sumber melalui wawancara dengan significant person dan membandingkan kedua data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perselingkuhan yang dilakukan disebabkan oleh jarak yang jauh antara subjek dengan suami. Jauhnya jarak menjadikan beberapa kebutuhan tidak terpenuhi serta adanya kondisi lain yang menyebabkan subjek melakukan perselingkuhan. Kondisi tersebut diantaranya kebutuhan seksual, pengakuan dan perhatian, masalah yang belum terselesaikan, belum bisa meninggalkan masa muda serta pandangan yang permisif terhadap perselingkuhan. Pola perselingkuhan yang dilakukan adalah tipe serial affair dimana subjek menjalin hubungan berkali-kali dengan orang yang berbeda dalam waktu yang singkat. Adapun dampak dari perselingkuhan yang dilakukan adalah munculnya rasa cemas ketika melakukan perselingkuhan, munculnya niat dari suami untuk melakukan perceraian, serta adanya tindak kekerasan dari suami terhadap subjek. Kata kunci : pernikahan jarak jauh, perselingkuhanÂ