Syaiful -
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Melalui Pendekatan PendidikanMatematika Realistik Syaiful -
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.885 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v2i01.603

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis yang merupakan hasil dari proses pembelajaran yang berpusat pada guru. Perubahan proses pembelajaran dari paradigma mengajar (berpusat pada guru) menjadi paradigma belajar (berpusat pada siswa) harus dilakukan. Salah satu pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa adalah pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR). Penelitian ini adalah penelitian eksperimen, yang menggunakan desain eksperimen kelompok kontrol pretes-postes. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa  kelas VII SMP Negeri di Kota Bekasi, sedangkan sampel diambil dari dua sekolah level sedang, masing-masing sekolah diambil dua kelas dengan teknik purposive sampling. Kelompok eksperimen diberi perlakuan pembelajaran dengan PMR sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan, pembelajarannya dengan PMB. Instrumen yang digunakan, yaitu: tes kemampuan pemecahan masalah matematis, lembar observasi, angket respon siswa, dan lembar pedoman wawancara. Untuk keperluan pengujian hipotesis, data dianalisis dengan uji-t, uji ANOVA satu jalur, uji ANOVA dua jalur, dan dilengkapi dengan analisis deskriftif dan kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan: Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mendapat pembelajaran dengan PMR lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran dengan PMB. Tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan kelompok kemampuan matematis siswa terhadap peningkatan kemampuan tersebut. Kesulitan siswa terutama pada permasalahan pemecahan masalah matematis pada evaluasi level tinggi yang menuntut kemampuan yang kompleks seperti berpikir dan memberi alasan secara matematis, dan generalisasi yang sebagian besar perwujudannya dilakukan oleh siswa sendiri. Kesulitan lain bagi siswa pada aspek berpikir logis yang memuat kemampuan berpikir deduktif, dan kemampuan berpikir induktif. Aktivitas siswa dalam proses  pembelajaran yang menggunakan PMR, sangat aktif.