Warih Jatirahayu
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GURU BERKUALITAS KUNCI MUTU PENDIDIKAN Warih Jatirahayu
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2013: COPE, No. 02, Tahun XVII, Nopember 2013
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.181 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i0.3005

Abstract

Pada millenium ketiga, arus globalisasi akan semakin jelas. Pada era ini segalaaspek kehidupan di dunia akan semakin transparan. Persaingan hidup antarbangsadi duniapun semakin ketat, ditandai dengan adanya persaingan kualitas ataumutu yang menuntut berbagai pihak dalam berbagai bidang untuk meningkatkankualitasnya. Untuk itu, bangsa Indonesia harus segera meningkatkan SDM-nya,yaitu manusia Indonesia yang berkualitas, berkepribadian, demokratis, dan terbuka.Hal ini sesuai dengan tuntutan sifat masyarakat madani yang memerlukan reformasipendidikan. Secara konseptual pendidikan yang bermutu tertuang di dalam UUNo. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Namun secara operasionalmutu pendidikan diukur dari akuntabilitas, akreditasi, otonomi, evaluasi, danmanajemen. Untuk mencapai mutu pendidikan, peran guru sangat penting, karenaterkait dengan komponen dalam sistem pendidikan. Guru memiliki posisi strategisuntuk meningkatkan mutu pendidikan, sebagai ujung tombak dan pelaksanasecara langsung proses pendidikan dan pembelajaran. Guru sangat menentukankeberhasilan peserta didik dan terciptanya proses dan hasil pendidikan yangberkualitas. Oleh karena itu, diperlukan guru yang bekualitas, yaitu guru yangmempunyai karakteristik, (1) mengembangkan sumber belajar, (2) menciptakankelas kondusif, (3) menciptakan kelas interaktif, (4) teknik kuis, (5) memanfaatkanmedia belajar, (6) pengembangan media belajar, (7) pemanfaatan sumber belajar,(8) memanfaatkan potensi lingkungan sekolah sebagai sumber belajar, (9) strategimotivasi, (10) membimbing siswa untuk berkarya, (11) menciptakan suasana kelasyang komptetitif, (12) Diskusi dan kolaborasi antarteman sejawat, (13) diskusi dankolaborasi dalam organisasi profesi, (14) aktif dan produktif, (15) mengembangkanmateri, dan (16) melakukan penelitian. Untuk mencapai guru yang berkualitas,guru perlu dibekali berbagai ilmu, ketrampilan dan keahlian sesuai dengankompetensinya
TERAPI DEPRESI DENGAN GAMELAN JAWA Warih Jatirahayu
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XV Nomor 1, Januari 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.027 KB) | DOI: 10.21831/jwuny.v15i1.3533

Abstract

Menurut organisasi kesehatan dunia (WHO: world health organization) setiap tahun kian bertambah orang-orang yang mengalami depresi. Ada berbagai faktor penyebab depresi antara lain arus modernisasi dan globalisasi yang sulit terbendung, kompleksnya kebutuhan hidup, makin bertambahnya usia harapan hidup, perubahan sosial kultural yang semakin cepat, kenaikan kualitas dan kuantitas penyakit menahun dan penyakit tidak menular, penyalahgunaan zat dan obat adiktif, seperti alkohol, obat tidur dan penenang, perubahan gaya hidup, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat.