This Author published in this journals
All Journal JOGED
Melki Jemri Edison Neolaka S.Sn.
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DOLO BELILILE BENTUK, KARAKTER, DAN PERILAKU KOMODO DI PULAU KOMODO KABUPATEN MANGGARAI BARAT, NUSA TENGGARA TIMUR Melki Jemri Edison Neolaka S.Sn.
Joged Vol 4, No 1 (2013): JUNI 2013
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/joged.v4i1.526

Abstract

Dolo belilile adalah sebuah karya tari yang menggambarkan bentuk, Karakter, dan perilaku Komodo dipulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat-Nusa Tenggara Timur. Mengupas tentang bentuk komodo(bentuk tangan, kaki, kepala, leher, mata) yang dihadirkan kembali dalam bentuk baru yang berbeda yangditarikan dalam bentuk koreografi dengan gerak, pola lantai, desain gerak, arah hadap, level, waktu, dantenaga. Karakter yang lebih mengarah kepada sifat misterius, dingin, namun biasa menjadi bengis dan liarsaat kelaparan dan merasa terusik kenyamanannya. Perilaku yang lebih mengambil esensi pada cara makan,cara minum, cara menatap, cara berjalan, hingga pola hidup menyendiri, berdua, dan saat mengelompok.Karya ini memadukan dua tipe tari yaitu tipe studi dan dramatik. Studi yang lebih mengacu padapengembangan gerak dasar cara berjalan komodo dan bentuk tangan dan kaki serta jari-jari Komodo. Karyatari ini menggunakan mode penyajian simbolis representasional. Gerak di garapan ini menggunakan geraktari kontemporer yang berkonsep warna-warna gerak primitif yang berasal dari kabupaten Manggarai Barat.Menggunakan duabelas penari campuran antara putra dan putri yang terbagi sesuai dengan adegan tarinya.Instrumen musik yang digunakan dalam tarian ini adalah; ceng-ceng, jimbe, seruling, udupot, conga bedug,dan biola. Lantunan syair adat dan lagu daerah Dolo juga turut mewarnai koreografi ini.Inti karya ini adalah kemenangan sejati dalam kebersamaan yang diungkapkan dalam bentuk KoreografiLingkungan. Mengajak masyarakat untuk melihat perjalanan kisah komodo yang selama ini menjadibinatang langka yang berusaha bertahan hidup dihutan lindung yang besar dan gersang. Pemerintahdiharapkan dapat mengubah pola pikir untuk tidak meremehkan dan menomerduakan sektor seni, budayadan pariwisata karena kehidupan alam, budaya, dan habitat komodo teryata dapat menjadi aset daerah yangmembanggakan di mata dunia. Mari sama-sama bergandengan tangan, berpesta dan bergembira bersamamerayakan kemenangan ini, menyatukan rasa dan semangat membangun NTT menjadi makmur, bersahabat,semakin maju, cinta budaya dan alam.Kata kunci: bentuk, karakter, perilaku komodo