Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) BAGI GURU PAUD DI KP. CIKAREES, GARUT, PADA MASA NEW NORMAL Resti Sulastri; Syifaul Fuada
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1051.021 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i02.p08

Abstract

Telah diselenggarakan pelatihan pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) untuk guru PAUD di Kp. Cikarees RT 04 RW 04 Desa Padasuka Kec. Cibatu Kab. Garut, Provinsi Jawa Barat pada masa New Normal (Selasa, 22 Desember 2020). Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah dan meningkatkan keterampilan guru-guru PAUD di Kp. Cikarees dalam pembuatan APE. Kegiatan pelatihan ini sebagai salah satu aktivitas pengabdian masyarakat pada program KKN Tematik PPD Covid-19 UPI Tahun 2020 bidang pendidikan. Pelatihan dilakukan secara offline dengan memperhatikan protocol Kesehatan Covid-19 secara ketat. APE yang dijadikan media pelatihan berbahan lokal (mudah didapat) dan telah disesuaikan dengan tema pembelajaran di PAUD Kp. Cikarees. Workshop dibatasi dengan tiga tema APE yaitu; Panca Indera, Profesi, dan Buah-buahan. Sebanyak 4 guru PAUD hadir dari beberapa guru yang diundang dalam kegiatan ini, yakni dua orang guru dari sekolah Kober Miftahusaadah dan dua orang guru dari sekolah TK At-Thohariah. Metode pelaksanaan pelatihan ini melalui 3 tahapan, yakni; Tahap Persiapan, Tahap inti yang berisi pemaparan teori dan praktik langsung pembuatan APE, terakhir adalah tahap evaluasi dengan cara memberikan angket pada setiap guru-guru yang terlibat. Pelaksanaan pelatihan ini berjalan dengan lancar sehingga tujuan kegiatan dapat tercapai, yaitu; guru PAUD memperoleh pemahaman lebih mendalam terkait APE dan mengasah kreativitas guru-guru PAUD di Kp. Cikarees dalam membuatnya.
Integration of Islamic Moral Values in Digital Literacy of Students in the 5.0 Era Irhamullah; Jefri; Wahyu Hidayat; Resti Sulastri
Episteme: Jurnal Kajian Mahasiswa Vol. 1 No. 3 (2025): Episteme: Jurnal Kajian Mahasiswa
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Bustanul Ulum Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62448/episteme.v1i3.477

Abstract

The rapid development of technology in the era of 5.0 presents new challenges for the field of education, particularly in shaping learners’ character to be not only digitally competent but also grounded in Islamic moral values. In this context, the integration of Islamic ethical principles is crucial to ensure that digital literacy does not merely enhance technical abilities but also fosters ethical behavior in digital activities. This study aims to analyze how Islamic moral values can be effectively integrated into students’ digital literacy so that they are able to use technology wisely, responsibly, and in accordance with Islamic teachings. The research employs a qualitative approach with descriptive analysis through literature review and theoretical examination related to digital literacy, digital ethics, and Islamic moral values. The findings indicate that the integration of Islamic moral values can be implemented through the cultivation of digital ethics such as honesty, trustworthiness, responsibility, politeness in online communication, and critical thinking in evaluating information. Additionally, the use of digital learning media infused with Islamic values has been shown to increase students’ awareness of the importance of ethical behavior in digital spaces. In conclusion, digital literacy that aligns with Islamic moral values can serve as a strong foundation for learners in navigating the dynamics of technology in the era of 5.0, while also promoting the development of a generation that is both digitally proficient and spiritually moral