Budiputra, D.K.
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPTIMASI FORMULA MATRIKS PATCH KETOPROFEN TRANSDERMAL MENGGUNAKAN KOMBINASI ASAM OLEAT DAN MINYAK ATSIRI BUNGA CEMPAKA PUTIH (Michelia alba) SEBAGAI PERMEATION ENHANCER Setyawan, E.I; Pratama, P.Y.A; Budiputra, D.K.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 4, No. 2, Tahun 2015
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.242 KB)

Abstract

Ketoprofen merupakan obat antiinflamasi non-steroid. Obat golongan ini dapat menimbulkan efek samping pada saluran pencernaan, sehingga diperlukan alternatif lain pemberian ketoprofen yaitu dengan patch transdermal. Penelitian ini dilakukan dengan membuat 8 formula dengan perbandingan kombinasi asam oleat dan minyak atsiri bunga cempaka putih sebesar 1:0; 1:0; 0:1; 0:1; 0,5:0,5; 0,5:0,5; 0,75:0,25 dan 0,25:0,75. Pengujian karakter fisik matriks patch meliputi uji bobot, ketebalan, persentase susut pengeringan dan ketahanan lipatan. Data hasil uji karakter fisik dalam pemilihan formula optimal ditentukan oleh software Design Expert versi 7 menggunakan simplex lattice design. Uji T-test dari single simple test pada software OpenStat digunakan untuk mengkonfirmasi data dari formula optimal yang dihasilkan oleh simplex lattice design dengan data hasil observasi. Penentuan mekanisme dan kecepatan pelepasan (fluks) ketoprofen dianalisis menggunakan Solver. Dari hasil analisis, diketahui komposisi asam oleat dan minyak atsiri bunga cempaka putih (Michelia alba) dengan perbandingan 0,549:0,451 menghasilkan karakter fisik matriks patch yang optimal dari hasil prediksi simplex lattice design pada software Design Expert versi 7. Matriks patch formula optimal menghasilkan profil pelepasan ketoprofen dengan total ketoprofen terlepas sebanyak 0,81 mg pada menit ke-300 dan nilai disolusi efisiensi sebesar 18,96% selama 300 menit. Kecepatan pelepasan (fluks) ketoprofen sebesar 0,478 mg/jam.cm2 dengan mekanisme pelepasan ketoprofen mengikuti persamaan Korsmeyer Peppas dengan difusi Fickian, yaitu laju difusi lebih kecil dari relaksasi.
PENGARUH KOMBINASI ASAM OLEAT DAN MINYAK ATSIRI DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum L.) SEBAGAI PERMEATION ENHANCER TERHADAP KARAKTER FISIK DAN PELEPASAN KETOPROFEN DARI MATRIKS PATCH TRANSDERMAL Setyawan, E.I.; Guna, I M.S.; Budiputra, D.K.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 4, No. 2, Tahun 2015
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.525 KB)

Abstract

Ketoprofen adalah obat antiinflamasi non-steroid yang dapat menimbulkan iritasi pada saluran gastrointestinal, sehingga diperlukan jalur pemberian alternatif yaitu dengan patch transdermal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi asam oleat dengan minyak atsiri daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) sebagai permeation enhancer terhadap karakter fisik dan pelepasan ketoprofen dari matriks patch. Delapan formula yang diperoleh dari software Design Expert versi 7 menggunakan simplex lattice design dibuat dengan perbandingan asam oleat:minyak atsiri daun cengkeh sebesar 0,25:0,75; 1:0; 0,5:0,5; 0:1; 0:1; 1:0; 0,5:0,5 dan 0,75:0,25. Pengujian yang dilakukan meliputi pengujian karakter fisik (bobot, ketebalan, susut pengeringan, ketahanan lipatan) dan efisiensi disolusi. Data yang dihasilkan dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA two-way dengan taraf kepercayaan 95%. Formula optimal ditentukan oleh software Design Expert versi 7. Penentuan profil dan fluks dianalisis menggunakan Solver. Uji karakter fisik matriks patch memberikan hasil yang tidak berbeda secara signifikan antara kedelapan formula, sedangkan uji efisiensi disolusi memberikan hasil yang berbeda signifikan dengan nilai probalilitas sebesar (< 0,05). Formula optimal yang diperoleh yaitu komposisi asam oleat:minyak atsiri daun cengkeh sebesar 0,379:0,621 dengan nilai efisiensi disolusi sebesar 27,90% selama 300 menit. Berdasarkan nilai R2 dari masing-masing formula, mekanisme pelepasan ketoprofen dari matriks patch mengikuti kinetika Korsmeyer Peppas dengan fluks berkisar antara 0,42 mg/jam.cm2 hingga 0,60 mg/jam.cm2 dan mengikuti difusi non-Fickian, yakni laju difusi dan erosi polimer berjalan seimbang.