Tiah Rachmatiah
Fakultas Farmasi, Institut Sains dan Teknologi Nasional

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Aktivitas Anti Bakteri Ekstrak Metanol Kulit Batang Meranti Sarang Punai (Shorea parvifolia Dyer) Terhadap Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes Vilya Syafriana; Tiah Rachmatiah; Nitya Wita Utama
Jurnal Farmasi Udayana Spesial Issue, Desember 2020
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JFU.2020.v09.i03.p04

Abstract

Shorea parvifolia Dyer (meranti sarang punai) is one of a woody plant in Indonesia which distributed across Sumatra and Kalimantan. Cortex of meranti sarang punai is known contains the secondary metabolite such as saponin, flavonoid, and tannin which can act as an antibacterial agent. The research was aims to know the antibacterial activity of methanol extract of meranti sarang punai against Staphylococcus aureus and Propionibacterium bacteria. Maceration was chosen as the extraction methods with methanol as a solvent. The antibacterial test was done by disc diffusion method in Nutrient Agar (NA) media with concentrations 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, and 30%; while the Minimum Inhibitory Concentration (MIC) was done by solid dilution method with concentrations 5%, 4%, 3%, 2%, and 1%. The results showed that the methanol extract of meranti sarang punai has antibacterial activity against the S. aureus with Inhibitory Zone (IZ) at concentrations of 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, and 30% respectively 16,68; 17,27; 18,41; 19,4; 20,57; and 21,46 mm, while against P. acnes was 12,61; 13,65; 14,57; 15,53; 16,58; and 17,46 mm. The MIC of methanol extracts of meranti sarang punai against the two bacteria was at concentration 2%.
Aktivitas Daya Hambat Minyak Atsiri dan Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) Terhadap Candida albicans Tiah Rachmatiah; Vilya Syafriana; Lenggo Elfira
SAINSTECH FARMA Vol 11 No 2 (2018): Sainstech Farma Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.706 KB) | DOI: 10.37277/sfj.v11i2.387

Abstract

Piper crocatum dengan nama lokal sirih merah mengandung minyak atsiri dan senyawa aktif seperti flavonoid, tanin dan saponin yang diketahui mempunyai beberapa bioaktivitas seperti antifungi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui daya hambat minyak atsiri dan ekstrak etanol daun sirih merah terhadap Candida albicans. Minyak atsiri diperoleh dari daun segar secara destilasi uap air. Ekstrak dibuat secara soxhletasi serbuk daun menggunakan pelarut etanol 96%. Aktivitas daya hambat minyak atsiri dan ekstrak etanol terhadap C. albicans diuji dengan metode difusi cakram pada media Sabouraud Dextrose Agar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak atsiri daun sirih merah mempunyai daya hambat terhadap pertumbuhan C. albicans pada konsentrasi 50%, 60% dan 70% dengan diameter daya hambat berturut-turut 12,17 mm, 13,17 mm dan 21,17 mm. Sementara itu, ekstrak etanol memperlihatkan diameter daya hambat 7,83 mm, 8,40 mm, 9,00 mm, 9,87 mm dan 7,87 mm pada konsentrasi 30%, 40%, 50%, 60% dan 70%.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol, Etil Asetat Bunga dan Daun Honje (Etlingera elatior (Jack) R.M. Sm) pada Darah Domba Terinduksi tert- Butil Hidroperoksida (t-BHP) Tiah Rachmatiah; Wahyu Kimura; Kusmiati Kusmiati
SAINSTECH FARMA Vol 14 No 2 (2021): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v14i2.1076

Abstract

Studi tentang aktivitas antioksidan bunga dan daun honje (Etlingera elatior (Jack) RM Sm) telah dilakukan pada darah domba. Bahan yang digunakan adalah ekstrak etanol dan etil asetat dari bunga dan daun honje yang dibuat secara maserasi. Aktivitas antioksidan dari setiap ekstrak diuji untuk menentukan kadar malondialdehida (MDA) dalam plasma darah domba dengan metode Thiobarbituric Acid Reactive Substances (TBARS) serta aktivitas dari enzim superoksida dismutase (SOD) dan enzim katalase dalam sel darah merah domba. tersier-Butil hidroperoksida (t-BHP) digunakan untuk membentuk radikal bebas di dalam darah domba. Percobaan dilakukan pada 11 kelompok perlakuan, menggunakan ekstrak dengan kadar 10 dan 20 bpj serta vitamin E sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol bunga honje dan ekstrak etil asetat daun honje memiliki efek tertinggi untuk menurunkan kadar MDA yaitu 27,24 % dan 31,91 % pada kadar 20 bpj, sementara itu peningkatan aktivitas enzim SOD tertinggi diperlihatkan oleh ekstrak etil asetat bunga honje dan ekstrak etanol daun honje yaitu 133,99 % dan 144,29 % pada kadar 20 bpj, namun peningkatan aktivitas enzim katalase hanya diperlihatkan oleh ekstrak etanol bunga honje dengan kenaikan 1,26% pada kadar 20 bpj. Analisis spektrum infrared pada ekstrak etanol dan etil asetat bunga dan daun honje menunjukkan adanya senyawa yang mengandung gugus OH.