Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal IMAJI

Novel-Film PP: Fenomena Indonesia Junus, Umar
IMAJI No. 2 (2006): Dimana Posisi Kritik Sinema Indonesia?
Publisher : Fakultas Film dan Televisi - Institut Kesenian Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengertian 'novel' di sini lebih luas dari yang biasa dianggap novel. Ia bisa juga 'cerita' dan 'cerpen'. Sedang 'film' bisa sarna dengan 'drama', 'teater'. Dengan " novel- film" dimaksud 'dari novel ke film'. Dan 'pp' bisa dibaca 'pulang-pergi' atau 'pergi-pulang ' - asalnya visa versa atau vv - dan biasa ditemui di bagian depan bus/bus yang menghubungkan dua kota. Orang Minang biasa membacanya ' pulang-pergi', mereka samakan dengan pulang baliak. Seorang perantau pulang kampung setelah sekian lama merantau dan kemudian baliak atau balik ke tempat perantauan lagi. Tapi karena kebiasaan ini mulai pudar, ada yang membacanya pergi-pulang atau pergi ke kampung dan pulang ke rantau. Mereka anggap rantau kampung mereka menggantikan kampung asal mereka di Sumatra Barat . Lalu ada keadaan seperti dalam Hilanglah si Anak Huang Nasjah Djamin (1963 , Bukittinggi, Nusantara). Ani dari Sumatra dan Kuning dari Jogja menemui ibu mereka yang tinggal di "Jakarta". Kedua pengertian 'PP' ini digunakan di sini. Pemindahan dari novel ke film atau dari film ke novel.