Struktur modal adalah keputusan keuangan yang berkaitan dengan komposisi utang perusahaan, saham preferen dan saham biasa yang digunakan perusahaan, manajer harus mampu menghimpun modal, baik yang bersumber dari dalam perusahaan maupun dari luar perusahaan secara efisien. Masalah struktur modal merupakan masalah penting bagi setiap perusahaan, karena baik buruknya struktur modal perusahaan akan mempunyai pengaruh langsung terhadap posisi keuangannya. Pentingnya penentuan struktur modal dikarenakan dapat menjadi pondasi yang kuat bagi perusahaan untuk menjalankan aktivitas produksinya, serta mampu mendapat keuntungan yang optimal bagi perusahaan. Tujuan penelitian untuk mendapatkan bukti empiris pengaruh profitabilitas, operating leverage, ukuran perusahaan dan pertumbuhan penjualan pada struktur modal perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2015. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling dimana penentuan sampel ditentukan menggunakan kriteria yaitu perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2015 dan perusahaan perbankan yang mempublikasikan laporan keuangan secara berturut-turut selama periode 2013-2015, diperoleh 10 perusahaan yang memenuhi kriteria dalam 3 tahun pengamatan sehingga menghasilkan 30 sampel. Hipotesis diuji dengan menggunakan teknik analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda diketahui bahwa profitabilitas dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh pada struktur modal. Akan tetapi operating leverage dan pertumbuhan penjualan memiliki pengaruh negatif dan signifikan pada struktur modal. Kata kunci: Profitabilitas, operating leverage, ukuran perusahaan, pertumbuhan penjualan, struktur modal