Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas fisik dan
bakteriologis air sumur gali berdasarkan konstruksi sumur yang digunakan oleh
masyarakat Desa Diloniyohu Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo.
Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain deskriptif yaitu
menggambarkan kualitas fisik dan bakterilogis air sumur gali berdasarkan konstruksi
sumur di Desa Diloniyohu. Jumlah populasi dalam penelitian adalah sebanyak 97
sumur. Metode pengambilan sampel menggunakan metode Cluster Random sampling
sehingga diperoleh sampel sebanyak 53 sumur untuk uji kualitas fisik air dan untuk
bakteriologis air menggunakan metode Purposive Sampling sehingga diperoleh
sampel sebanyak 10 sumur. Kualitas air sumur gali disesuaikan dengan baku mutu air
bersih sesuai dengan Permenkes RI No. 416/Menkes/per/IX/1990.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keadaan konstruksi sumur gali di desa
Diloniyohu dari aspek dinding sumur, bibir dan lantai sebagian besar sudah
memenuhi syarat. Akan tetapi jika ditinjau dari aspek jarak sumber pencemar masih
sebanyak 76% tidak memenuhi syarat. Kualitas fisik air sumur gali, ditinjau dari bau
dan TDS 100% sudah memenuhi syarat baik pada konstruksi sumur yang memenuhi
syarat maupun yang tidak memenuhi syarat, kekeruhan 2% tidak memenuhi syarat,
warna 32% tidak memenuhi syarat, dan rasa 28% tidak memenuhi syarat. Parameter
warna dan rasa yang tidak memenuhi syarat banyak terdapat pada konstruksi sumur
(jarak sumber pencemar, SPAL, dan lantai) yang tidak memenuhi syarat dan pada
dinding sumur dan bibir yang memenuhi syarat. Untuk kualitas baketriologis air
sumur gali di Desa Diloniyohu 90% sudah memenuhi syarat sesuai baku mutu dari
Permenkes RI No. 416/Menkes/per/IX/1990.
Untuk itu perlu adanya perhatian dari masyarakat dan pemerintah dalam
membuat sarana air bersih yang memenuhi syarat terutama untuk sumur gali agar
diperoleh kualitas dan kuantitas air yang memenuhi syarat kesehatan sehingga
kebutuhan masyarakat akan air bersih dapat terpenuhi.
Kata kunci : konstruksi sumur gali, kualitas fisik air, kualitas bakteriologis air