Aziz Rifai
Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Arus Permukaan Teluk Lampung pada Musim Peralihan II dengan Pendekatan Hidrodinamika Ayuk Milasari; Dwi Haryo Ismunarti; Elis Indrayanti; Farid Muldiyatno; Aris Ismanto; Aziz Rifai
Buletin Oseanografi Marina Vol 10, No 3 (2021): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/buloma.v10i3.38293

Abstract

Lokasi geografis Teluk Lampung yang terletak di Pulau Sumatra bagian Selatan dan dipisahkan dari Pulau Jawa melalui Selat Sunda mempunyai akses langsung dengan perairan lepas dari Samudera Hindia. Hal ini akan berpengaruh terhadap pola sirkulasi arus permukaan yang terbentuk. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan arus permukaan di Teluk Lampung dengan menggunakan pendekatan model hidrodinamika khususnya pada musim peralihan II (Oktober – November 2020). Verifikasi model dilakukan dengan cara membandingkan hasil model arus dengan hasil pengukuran arus lapangan menggunakan currentmeter valeport yang dilaksanakan dari tanggal 12 Oktober sampai 9 November 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus permukaan dominan dibangkitkan oleh pasang surut dengan prosentase arus pasang surut sebesar 89,09 %. Tipe pasang surut adalah tipe campuran condong harian ganda dengan nilai Formzahl 0,4. Kecepatan arus maksimum 0,168 m/s ke arah 352° dan arus minimum 0,017 ke arah 33°, sehingga arah pergerakan cenderung bolak balik. Pada kondisi pasang, arus bergerak ke utara yaitu dari Selat Sunda masuk ke perairan Teluk Lampung, dan sebaliknya pada saat surut arus bergerak ke arah selatan keluar dari perairan Teluk Lampung menuju Selat Sunda. The geographical location of Lampung Bay, which is located in the southern part of Sumatra Island and separated from Java Island by the Sunda Strait, has direct access to the waters off the Indian Ocean. This will affect the surface current circulation pattern that is formed. This research aims to model surface currents in Lampung Bay using a hydrodynamic model approach, especially in 2nd transitional monsoon (October - November 2020). Model verification is carried out by comparing the results of the current model with the results of field current measurements using a valeport current meter which was carried out from 12 October to 9 November 2020. The results showed that the dominant surface current was generated by tides with a tidal current percentage of 89.09%. The tidal type is a mixed type of mixed tide prevailing semidiurnal with a Formzahl value of 0.4. The maximum current speed is 0.168 m/s in the direction of 352° and the minimum current is 0.017 in the direction of 33°, so that the direction of movement tends to be back and forth. At high tide, the current moves northward from the Sunda Strait into the waters of Lampung Bay, and vice versa at low tide the current moves southward out of the waters of the Lampung Bay towards the Sunda Strait.
Variabilitas Suhu Permukaan Laut Dipengaruhi oleh ENSO dan IOD di Laut Jawa, Tahun 2007-2021 Moses Wicaksono Kurniawan; Aziz Rifai; Dwi Haryo
Journal of Marine Research Vol 14, No 4 (2025): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v14i4.46498

Abstract

Laut Jawa merupakan laut di Indonesia yang masuk ke dalam WPP-NRI 712 berdasarkan Permen KP Nomor 18 tahun 2014 tentang Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia dimana laut tersebut menjadi wilayah yang berpotensi sehingga terjadi upaya untuk konservasi, pengendalian, dan pengawasan sumber daya ikan. Hal tersebut dapat menjadi faktor dalam penelitian untuk mengetahui dinamika laut yang terjadi untuk pengamatan dan pengawasan potensi Laut Jawa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui variasi suhu permukaan laut (SPL) di Laut Jawa tahun 2007-2021 dimana dinamika iklim global dan iklim regional yang mengevaluasi kualitas perairan dipengaruhi oleh SPL yang menjadi salah satu faktor pentingnya. Penelitian ini menggunakan data OISST (Optimally Interpolated Sea Surface Temperature), data kecepatan dan arah angin, serta indeks ENSO dan IOD. Data yang diperoleh diolah menggunakan Software IDL yang hasilnya berupa data spasial secara klimatologi untuk sebaran SPL dan angin. Selanjutnya, data tersebut secara temporal diklasifikasikan berdasarkan fenomena ENSO dan IOD yang sedang terjadi dari tahun 2007-2021 berdasarkan indeks ENSO (ONI) dan IOD (DMI). Pengaruh ENSO dan IOD terhadap variabilitas SPL dianalisis menggunakan grafik confidence level 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada saat kejadian La Nina berlangsung, nilai rata-rata SPL lebih rendah daripada kondisi normal. Pada saat kejadian El Nino, nilai rata-rata SPL lebih tinggi daripada kondisi normal. Selain itu, pada saat kejadian IOD negatif berlangsung, nilai rata-rata SPL lebih rendah daripada kondisi normal dan saat kejadian IOD positif berlangsung, nilai rata-rata SPL lebih tinggi daripada kondisi normal.