Ni Kadek Dwipayanti
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS SEMIOTIKA RIFFATERRE DALAM LAGU SAKURA KARYA NAOTARO MORIYAMA Ni Kadek Dwipayanti; Ayu Kris Utari Dewi Alit Mandala; Putu Tiara Karunia Dewi
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v7i2.34461

Abstract

Lagu Sakura adalah lagu yang ditulis oleh Naotaro Moriyama, yang dirilis pada tahun 2003.  Lagu ini menceritakan perpisahan antara sahabat karena impian masing-masing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna dalam lagu Sakura. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, studi pustaka, kualitatif dan hermeneutika. Seperti pada umumnya sebuah lagu memiliki makna yang terkandung di dalam lirik, yang ingin disampaikan kepada pendengar. Inilah yang melatarbelakangi ketertarikan penulis untuk mengkaji lebih dalam makna dan pesan yang terkandung di dalam lagu ini. Untuk mengkajinya, digunakan teori puisi Riffaterre. Melalui proses pembacaan heuristik dan hermeneutik, diperoleh hasil bahwa makna yang terkandung dalam lagu ini adalah  perpisahan, impian dan keinginan untuk berjumpa lagi.
Penggunaan Campur Kode Guru dalam Pembelajaran Bahasa Jepang Kelas XI IBB di SMAS LAB UNDIKSHA Ayu Kris Utari Dewi Alit Mandala; Ni Kadek Dwipayanti; Putu Tiara Karunia Dewi; Putu Dewi Merlyna
Jurnal Sakura : Sastra, Bahasa, Kebudayaan dan Pranata Jepang Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JS.2023.v05.i02.p08

Abstract

The purpose of the study is to examine how Japanese language instructors used mixed codes in Japanese class XI IBB at the Undiksha Laboratory Private High School. Non-participation observation techniques were used in this study as qualitative descriptive methodologies. This study focused on a Japanese instructor at SMAS Laboratory Undiksha Class XI Language. The utterances made by Japanese teachers while engaging students in learning activities served as the study's data source. According to the findings of this investigation, Japanese professors at SMA Private Laboratory Undiksha sometimes mix codes externally. The research findings are presented in the form of a conversation between the teacher and the students, followed by a descriptive technique.