Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kohesi Gramatikal Wacana Bahasa Jepang pada Buku Ajar Minna no Nihongo Shokyuu de Yomeru Topikku 25 SHABRINA RAHMALIA; Rosi Novisa Syarani; Onin Najmudin
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 7 No. 3 (2021)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v7i3.40058

Abstract

Judul penelitian ini adalah Kohesi Gramatikal pada Wacana Bahasa Jepang. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis wacana. Kepaduan makna dan kerapian bentuk adalah faktor penting untuk memahami suatu wacana. Kepaduan bentuk tersebut mengacu kepada kohesi. Kohesi gramatikal terdiri atas referensi, substitusi, elipsis, dan konjungsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk kohesi gramatikal dan kokehesifan wacana bahasa Jepang. Sumber data yang digunakan dalam penelitian adalah wacana yang terdapat dalam buku Minna no Nihongo Shokyuu de Yomeru Topikku 25. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang dijaring berjumlah 20 data. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan semua aspek penanda kohesi gramatikal yaitu referensi berjumlah 3 data, substitusi berjumlah 1 data, elipsis berjumlah 10 data, dan konjungsi berjumlah 6 data. Berdasarkan data yang diteliti, elipsis nominal atau penghilangan unsur subjek yang diisi nomina paling banyak ditemukan sebagai penanda kohesi gramatikal. Hal ini membuktikan bahwa pronomina personal dalam bahasa Jepang hampir jarang digunakan. Subjek yang sudah diperkenalkan, tidak diganti oleh pronomina personal namun mengalami pelesapan. 
Kouchi Bun dalam Drama Buzzer Beat: Kajian Analisis Wacana Shabrina Rahmalia
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 2 No. 1 (2019): Versi Cetak
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.509 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v2i1.4839

Abstract

Jurnal ini membahas mengenai kouchi bun. Kouchi bun adalah kalimat yang meletakkan kata atau frasa setelah predikat di akhir kalimat. Jurnal ini menggunakan kajian analisis wacana yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk, fungsi, serta faktor penyebab kouchi bun dalam wacana lisan. Data diambil dari drama bahasa Jepang yang berjudul Buzzer Beat (2009). Teori yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu Ono dan Suzuki (1992), Iori (2000), dan Nitta et al. (2003, 2009). Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini ialah metode deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa kouchi bun dengan posisi subjek dan objek di akhir kalimat memiliki fungsi repair atau perbaikan, discoursal linking atau pengaitan tuturan, emphasis atau penekanan, dan emotive atau emotif. Kouchi bun dengan posisi keterangan di akhir kalimat memiliki fungsi repair, further spesification atau perincian info lebih lanjut, discoursal linking, dan emphasis. Kouchi bun dengan posisi modifikator di akhir kalimat hanya memiliki fungsi emphasis. Faktor penyebab kouchi bun adalah faktor kognitif yang ada pada fungsi repair, further spesification, discoursal linking, dan emphasis, dan faktor emotif yang hanya ada pada fungsi emotive.