Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM GLS DI SMP NEGERI 1 KUTA SELATAN DALAM UPAYA MENUMBUHKEMBANGKAN MINAT BACA SISWA Ni Wayan Sariani
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v8i1.23949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi Program Gls Di Smp Negeri 1 Kuta Selatan Dalam Upaya Menumbuhkembangkan Minat Baca Siswa berdasarkan dari segi peran pihak sekolah dalam mendukung program GLS di SMP Negeri 1 Kuta Selatan. Program GLS di SMP Negeri 1 Kuta Selatan mulai diterapkan pada tahun 2019 yang merupakan bentuk kebijakan pemerintah dalam mewujudkan budaya literasi bagi siswa melalui kegiatan membaca 15 menit setiap hari seblum pelajaran dimulai, sebagaimana tertuang dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2019.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pelaksanaan program gerakan literasi sekolah di SMPN 1 Kuta Selatan berada pada tahap pembiasaan. Upaya-upaya yang dilakukan sekolah dalam melaksanakan program gerakan literasi sekolah adalah: (1) menambah buku pengayaan, (2) mendekatkan buku ke peserta didik dengan cara membuat area baca dan lingkungan yang kaya akan teks, (3) melaksanakan berbagai bentuk kegiatan literasi dan (4) melibatkan publik dalam pelaksanaan gerakan literasi. Adapun kendala yang dihadapi sekolah dalam pelaksanaan GLS adalalah: 1. Koleksi bacaan sekolah yang masih kurang. 2. Kedisplinan siswa masih rendah, karena datang terlambat sehingga rutinitas membaca 15 menit sebelum belajar kurang efektif. Juga sering merobek kertas tulisan yang dipajang. 3. Perlunya peningkatan kepada siswa terhadap pembiasaan membaca. 4. Masih diupayakan pengembangan program agar tidak monoton dan membosankan.  Dengan demikian, implementasi program GLS di SMPN 1 Kuta Selatan perlu ditingkatkan ke tahap pengembangan dengan melibatkan berbagai pihak. Kata Kunci : Implementasi, Literasi , Minat Baca, SMPN 1 Kuta Selatan 
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MENULIS AKSARA BALI SISWA KELAS IX.10 SMP NEGERI 1 KUTA SELATAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ”NHT” Ni Wayan Sariani
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 8 No. 1 (2019): Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.165 KB)

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT untuk meningkatkan prestasi belajar menulis aksara Bali siswa kelas IX.10 SMP Negeri 1 Kuta Selatan tahun pelajaran 2017/2018. Informasi yang dapat digali dari hasil penelitian ini dapat menambah khasanah ilmu pengetahuan terutama di bidang Bahasa Bali serta bisa sebagai acuan bagi peneliti selanjutnya. Teori-teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pasang aksara Bali dan Model Pembelajaran Kooperatif tipe NHT. Teori pasang aksara Bali yang digunakan meliputi : fungsi aksara Bali, jenis-jenis aksara Bali, pengangge aksara Bali, angka/wilangan Bali, serta gantungan dan gempelan. Penelitian dilaksanakan di kelas IX.10 SMP Negeri 1 Kuta Selatan pada mata pelajaran Bahasa Bali. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan yaitu bulan Februari sampai dengan bulan Maret 2018. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui metode pengumpulan data berupa tes dan observasi dengan instrumen penelitian tes dan observasi. Model pembelajaran yang digunakan adalah model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan melalui dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan prestasi belajar menulis aksara Bali siswa kelas IX.10 dari tindakan pra siklus sampai dengan siklus II. Pada siklus II nilai rata-rata kelas mencapai 78,35 dan ketuntasan belajar di kelas telah mencapai 79,4%. Data tersebut telah melampaui target yang ditetapkan. Sehingga model pembelajaran kooperatif tipe NHT mampu meningkatkan prestasi belajar menulis aksara Bali siswa kelas IX.10 SMP Negeri 1 Kuta Selatan. This Classroom Action Research aims to determine the effectiveness of the application of the NHT type of cooperative learning model to improve learning achievement of Balinese script writing for students of class IX.10 Middle School 1 Kuta Selatan in the academic year 2017/2018. Information that can be extracted from the results of this study can add to the treasury of science, especially in the field of Balinese Language and can be used as a reference for further researchers. The theories used in this study are the Balinese script theory and the NHT type Cooperative Learning Model. The Balinese script theory used includes: Balinese script functions, types of Balinese scripts, Balinese script holders, Balinese numbers / numbers, as well as hangers and seals. The study was conducted in class IX.10 SMP Negeri 1 Kuta Selatan on Balinese subjects. This research was conducted for two months, from February to March 2018. The data obtained were in the form of quantitative and qualitative data. Data collected through the method of data collection in the form of tests and observations with test and observation research instruments. The learning model used is the NHT type of cooperative learning model through two cycles. The results showed that there was an increase in the learning achievement of writing Balinese scripts for grade IX.10 students from pre-cycle to cycle II. In the second cycle the average value of the class reached 78.35 and mastery learning in the class had reached 79.4%. The data has exceeded the target set. So that the NHT type of cooperative learning model can improve the learning achievement of writing Balinese script grade IX.10 students of SMP Negeri 1 Kuta Selatan.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MASATUA MELALUI PENERAPAN DISCOVERY LEARNING BAGI SISWA KELAS VII.1 SMP NEGERI 1 KUTA SELATAN TAHUN PELAJARAN 2018/ 2019 Ni Wayan Sariani
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 9 No. 2 (2021): Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.711 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Kuta selatan tentang pelaksanaan pembelajaran Bahasa Bali dikelas VII.1 Tahun pelajaran 2018/2019. Berdasarkan hasil pengamatan terhadap pembelajaran bahasa dapat dilihat bahwa hasil yang dicapai oleh siswa masih rendah belum mencapai KKM yang ditentukan oleh sekolah yaitu 64. Untuk mengatasi hal tersebut peneliti berupaya melakukan perbaikan melalui penerapan Discovery Learning. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar masatua, bagi siswa kelas VII.1 SMP Negeri 1 Kuta Selatan melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus dalam penelitian meliputi empat langkah yaitu (1) perencanaan (planning), (2) pelaksanaan (acting), (3) observasi (observing), (4) refleksi (reflecting). Indikator keberhasilan penelitian ini adalah selama proses pembelajaran menunjukkan adanya peningkatan pencapaian hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa bali dengan materi satua (mesatua) secara signifikan. Hasil belajar pada siklus I nilai rata-rata menunjukkan 73. Ketuntasan Belajar yang dicapai siswa pada siklus I yaitu 83%. Hasil pada siklus II, nilai rata-rata menunjukkan 81. Ketuntasan belajar yang dicapai siswa pada siklus II yaitu 100%. Abstract This research was conducted at State Junior High School number one South Kuta regarding the implementation of Balinese language learning in the class VII.1 in the even semester of the 2018/2019 academic year. Based on the results of observations on Balinese language learning, it can be seen that the results achieved by students are still low and have not reached to the minimum passing grade determined by the school, namely 64. To overcome this, the researcher tries to make improvements through the application of the Discovery Learning. The purposed of the study is to determine the improvement learning of masatua, for students of grade seven.1 State Junior High School number one South Kuta through the application of the Discovery Learning model. This research was conducted in two cycles, each cycle in the study included four steps, namely (1) planning, (2) acting, (3) observing, (4) reflecting. The indicator of the success of this study is that during the learning process it shows a significant increase in the achievement of student learning outcomes in Balinese language subjects with satua (mesatua) material. The learning outcomes in the first cycle showed an average value of 73. The completeness of learning achieved by students in the first cycle was 83%. The results in the second cycle, the average value shows 81. The completeness of learning achieved by students in the second cycle is 100%.