Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Determinan Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Pekerja Sektor Pertanian di Provinsi Bangka Belitung Winih Budiarti; Titik Harsanti
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.686 KB) | DOI: 10.22146/jkki.49216

Abstract

Sistem jaminan sosial merupakan komponen penting dari pembangunan sosial yang merata dan perang terhadap kemiskinan. Di Indonesia, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) merupakan tonggak sejarah dimulainya reformasi menyeluruh tentang sistem jaminan sosial. Meskipun menjadi agenda penting, kepesertaan jaminan sosial di Indonesia tidak bisa dicakup secara menyeluruh karena keterbatasan anggaran. Penelitian ini akan mengidentifikasi cakupan kepesertaan jaminan sosial khususnya jaminan kesehatan di Provinsi Bangka Belitung yang sebagian besar penduduknya bekerja di sektor pertanian. Selain itu penelitian ini akan mengidentifikasi determinan kepesertaan pekerja terhadap program jaminan kesehatan, sehingga dapat menjadi masukan bagi pemerintah untuk meningkatkan kepesertaan penduduk dalam program jaminan kesehatan di Indonesia, khususnya di Provinsi Bangka Belitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepesertaan jaminan kesehatan pekerja sektor pertanian di Provinsi Bangka Belitung tahun 2017 masih lebih rendah dibandingkan dengan pekerja sektor nonpertanian. Pendapatan perbulan, ijazah terakhir yang dimiliki, Indeks Modal Sosial, dan jam kerja selama seminggu merupakan determinan kepesertaan jaminan kesehatan pekerja sektor pertanian di Bangka Belitung.
Kejadian Infeksi Menular Seksual pada Wanita Kawin di Indonesia dan Variabel-variabel yang Memengaruhinya Wana Melia Simbolon; Winih Budiarti
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkr.49847

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan salah satu jenis penyakit menular yang penularan utamanya melalui kontak seksual. Lebih dari 1 juta IMS terjadi setiap hari di seluruh dunia dan menempati peringkat 10 besar alasan berobat di banyak negara berkembang. IMS dapat memiliki konsekuensi kesehatan reproduksi yang serius di luar dampak langsung dari infeksi itu sendiri, misalnya infertilitas atau penularan dari ibu ke anak. Wanita kawin merupakan kelompok yang berisiko tinggi untuk terkena penularan IMS dari pasangannya.Tujuan: melihat gambaran umum kejadian IMS pada wanita kawin usia 15-49 tahun di Indonesia dan variabel-variabel yang memengaruhinyaMetode: Jenis penelitian observasional dengan menggunakan data hasil SDKI 2017. Unit analisis dalam penelitian ini adalah wanita kawin usia 15-49 tahun yang suaminya juga turut diwawancarai. Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 8.743 responden. Analisis yang digunakan adalah univariabel, bivariabel dan analisis regresi logistik biner.Hasil dan Pembahasan: Terdapat 14,1 persen wanita kawin usia 15-49 tahun yang mengalami IMS/gejala IMS di Indonesia tahun 2017. Wanita yang berusia <25 tahun memiliki kecenderungan 1,421 kali untuk mengalami IMS. Kecenderungan wanita yang tidak pernah mendengar IMS 1,416 kali untuk mengalami IMS dibandingkan wanita pernah mendengar IMS. Wanita yang memiliki suami yang melakukan perilaku berisiko memiliki kecenderungan 1,548 kali untuk mengalami IMS.Kesimpulan: Usia wanita, status ekonomi, pernah mendengar IMS, dam perilaku berisiko suami merupakan variabel-variabel yang mempengaruhi kejadian IMS pada wanita kawin.
ANALISIS REVEALED COMPARATIVE ADVANTAGE DAN EXPORT PRODUCT DYNAMIC KOMODITAS LADA INDONESIA DAN VIETNAM Winih Budiarti; Defi Astuti Anggraeni
Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan Vol. 17 No. 1 (2023): BILP
Publisher : National Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/bilp.2023.26

Abstract

Indonesia dan Vietnam merupakan negara produsen dan pengekspor lada terbesar di dunia. Sebagian besar negara tujuan ekspor lada Indonesia dan Vietnam juga sama sehingga menimbulkan persaingan diantara kedua negara. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis perbandingan posisi dan daya saing dari kedua negara tersebut dalam perdagangan lada dunia. Selain itu, perlu dianalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja ekspor lada dari kedua negara tersebut. Metode yang digunakan adalah Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Product Dynamic (EPD), uji beda rata-rata, dan analisis regresi data panel. Hasil analisis menunjukkan bahwa perkembangan volume ekspor lada Indonesia pada tahun 2001 sampai 2017 ke tujuh negara tujuan mengalami fluktuatif sedangkan Vietnam mengalami peningkatan. Hasil dari komparasi daya saing ekspor lada Indonesia dan Vietnam menunjukkan bahwa terdapat perbedaan daya saing komparatif di pasar Amerika Serikat, India, Korea, dan Prancis. Untuk hasil analisis data panel diperoleh PDB perkapita negara tujuan, jumlah penduduk negara tujuan, dan harga ekspor lada berpengaruh signifikan terhadap volume ekspor lada Indonesia. Sedangkan harga ekspor, dan nilai tukar Dong terhadap USD signifikan berpengaruh terhadap volume ekspor lada Vietnam.