Fahrurrajib Fahrurrajib
Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

WAJIB SKRINING TES HIV PRA-NIKAH SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN HIV DALAM KELUARGA Fahrurrajib Fahrurrajib
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 34, No 5 (2018): Proceedings the 3rd UGM Public Health Symposium
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.99 KB) | DOI: 10.22146/bkm.35579

Abstract

Latar Belakang: HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah sejenis virus yang menyerang atau menginfeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh. Salah satu faktor risko penularan HIV adalah penularan dari suami pengidap HIV kepada istri atau sebaliknya. Penularan lain juga bisa ditularkan dari ibu pengidap HIV kepada anak, baik selama kehamilan, persalinan maupun selama menyusui. Kejadian HIV tertinggi berdasarkan pekerjaan masih didominasi oleh ibu rumah tangga. Salah satu faktor penyebabnya yaitu ketidaktahuan pasangan bahwa dalam dirinya sudah terinfeksi HIV sebelumnya. Inilah yang menjadi masalah utama kenapa sampai saat ini kasus HIV pada ibu rumah tangga semakin meningkat tiap tahun. Mengingat banyaknya kasus HIV yang terjadi pada ibu rumah tangga, maka pemerintah perlu merubah arah kebijakan untuk mencegah penularan HIV dalam lingkup keluarga dengan mewajibkan tes HIV pra-nikah. Mewajibkan test HIV pra-nikah adalah salah satu upaya yang paling efektif untuk mencegah terjadi penularan HIV dalam lingkup keluarga karena dengan mengetahui status HIV lebih awal maka banyak upaya yang dilakukan untuk menghindari penularan HIV dalam keluarga, seperti resiko penularan kepada pasangan melalui hubungan seksual dapat dicegah dengan penggunaan kondom dan pasangan yang telah terinfeksi HIV bahkan tetap dapat memiliki keturunan dengan aman melalui program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA/PMTCT). Calon orang tua dapat menekan risiko penularan HIV pada anak dengan mengetahui status HIV sejak dini. Diagnosis dini HIV memiliki potensi untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas serta tingkat penularan HIV. Oleh karena itu mewajibkan test HIV pra-nikah adalah salah satu upaya yang efektif dan sangat bermanfaat untuk melindungi keluarga dari infeksi HIV.Tujuan: Penulisan artikel ini bertujuan untuk menunjukan metode yang paling efektif untuk mencegah terjadinya penularan HIV dalam lingkup keluarga