Florida Agata Suni
PHS FK UGM

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan jumlah tenaga kerja Indonesia, human trafficking dan kematian tenaga kerja Indonesia Florida Agata Suni
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 34, No 5 (2018): Proceedings the 3rd UGM Public Health Symposium
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.37597

Abstract

Globalisasi dapat memberikan kemajuan dan dampak positif bagi banyak orang. Hidup dalam era globalisasi mempermudah manusia untuk mendapatkan segala sesuatu. Namun dibalik itu ada dampak negative yang juga dirasakan oleh banyak kalangan salah satunya adalah kalangan orang berpenghasilan rendah. Dengan penghasilan yang rendah tidak dapat menjawab permasalahan yang ada di era global ini sehingga mereka rela menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di negara asing yang sebagian besarnya menjadi pembantu rumah tangga untuk membantu keluarga di Indonesia. Jumlah pengiriman TKI terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, jumlah ini juga sebanding dengan jumlah TKI tidak berdokumen serta illegal. Hal ini akan mempersulit TKI untuk mendapatkan akses ke layanan kesehatan dan layanan sosial lainnya. Apabila TKI tidak mendapatkan layanan kesehatan maka dapat mengancam nyawa mereka. Penelitian ini bertujuan menunjukkan tingginya angka kematian, human trafficking dan determinant penyebab kematian TKI. Metode penelitian mencakup analisis data dan Jurnal. Sejak tahun 2012 – 2017 tercatat sebanyak 1.267 kasus TKI meninggal di tempat pengabdian. Lebih dari separuh penyebab kematian TKI dikarenakan sakit dan pemulangan jasad tidak utuh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang sebagian besarnya adalah ibu rumah tangga dan anak perempuan (perekrutaan illegal) yang seharusnya mengambil peran penting dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa tetapi tidak mendapatkan perhatian yang khusus dari pemerintah terutama dalam mendapatkan layanan kesehatan di negara tempat mereka mengabdi sehingga berakhir dengan kematian. Pemerintah harus meneggakkan kebijakan yang telah dikeluarkan sehingga tidak ada lagi perekrutan TKI illegal yang berakhir dengan kematian serta memastikan para TKI mendapatkan Hak Asasi Manusia secara penuh salah satunya adalah dengan mempermudah TKI untuk mengakses layanan kesehatan di wilayah kerja mereka masing-masing.