Rahayu, Kusnia Wati
Departemen Biostatistik, Epidemiologi Dan Kesehatan Populasi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat Dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemetaan masalah kesehatan akibat fenomena badai cempaka berdasarkan kondisi kerawanan bencana di kabupaten Gunungkidul Kusnia Wati Rahayu; Sumartini Sumartini; Sidig H. Sukoco
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 34, No 5 (2018): Proceedings the 3rd UGM Public Health Symposium
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.483 KB) | DOI: 10.22146/bkm.37622

Abstract

Tujuan: Tulisan ini bertujuan untuk memetakan masalah kesehatan di masyarakat akibat bencana badai cempaka berdasarkan kondisi kerawanan bencana di Kabupaten Gunungkidul. Metode: Studi kuantitatif deskriptif. Data penyakit pos kesehatan diperoleh dari hasil survey lapangan, data puskesmas dan data dinas kesehatan. Pemetaan persebaran penyakit menggunakan software Arcgiss. Hasil: Terdapat 43 pos kesehatan pada wilayah kerja 17 Puskesmas di 13 Kecamatan. Korban bencana berjumlah 2581 KK dengan 2 korban meninggal dunia dan 1 korban luka berat. Data penyakit yang terlaporkan yaitu penyakit berpotensi wabah: diare, ISPA, varicella, TBC, dengan angka tertinggi adalah penyakit ISPA sebesar 250 kasus. Sedangkan mayoritas penyakit tidak menular adalah gatal kulit, sakit kepala, dan hipertensi. Selain itu terdapat satu kasus febris, satu kasus stroke, dan dua kasus gangguan kejiwaan yang dirujuk ke puskesmas dan ke rumah sakit terdekat. Kasus terbanyak terdapat pada zona utara dan zona tengah, terutama Kecamatan Nglipar dan Kecamatan Semanu. Hal ini terjadi karena zona utara dan tengah, lebih rawan terjadi bencana banjir dan tanah longsor. Simpulan: Masalah kesehatan yang muncul saat kondisi bencana tidak hanya penyakit menular berpotensi wabah, tetapi juga penyakit tidak menular dan gangguan kejiwaan. Perencanaan pencegahan dan pengendalian penyakit dengan mempertimbangkan kondisi kerawanan bencana sangat penting sebagai langkah antisipasi munculnya bencana di kemudian hari.
Perceptions toward cervical cancer screening participation among women in Gunungkidul District Rahayu, Kusnia Wati; Dasuki, Djaswadi
BKM Public Health and Community Medicine Vol 37 No 06 (2021)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v37i06.22070

Abstract

Purpose: This study aims to determine the association of perceptions with participation behavior in cervical cancer screening using VIA in Gunungkidul District. Methods: This research used a 1:1 unmatched case-control study design. The research sample consisted of 132 respondents (66 cases and 66 controls) selected by simple random sampling. Data collection was conducted through structured questionnaires administered during interviews from February to May 2019. Data analysis was done by chi-square test and multiple logistic regression. Results: Most respondents had an average age of 31-40 years, 47% had senior high school, 72% were housewives, and 78% had ≤ 2 children. Bivariate analysis results showed that perceptions (OR=19.74), knowledge (OR=3.09), and accessibility of health care (OR=7.87) were associated with participation in cervical cancer screening. Multivariable analysis results showed that the husband’s support was a significant confounder in the association between perceptions and cervical cancer screening participation. Conclusion: A good perception of cervical cancer and VIA screening will increase the chances of encouraging VIA screening participation behavior in women. Effective health education and community engagement by health workers, supported by local cadres, are essential to building accurate perceptions of cervical cancer and VIA screening. These efforts are expected to increase VIA screening coverage in the Gunungkidul District.