Wildan Akbar
Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Minuman beralkohol dan kesehatan masyarakat Wildan Akbar
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 34, No 5 (2018): Proceedings the 3rd UGM Public Health Symposium
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (944.997 KB) | DOI: 10.22146/bkm.37649

Abstract

Tujuan: Menurut WHO, penggunaan global alkohol yang berakibat buruk menghasilkan lebih dari 3,3 juta per tahun yang berhubungan dengan konsumsi minuman beralkohol. Kebiasaan mengkonsusmsi minuman beralkohol merupakan hal yang paling sulit bagi kesehatan masyarakat, menggunakan minuman beralkohol secara berkepanjangan dapat menimbulkan berbagai masalah yang terkait dengan kesehatan. Karena masalah-masalah yang terjadi di Indonesia, kemajuan substansial terjadi dalam pemahaman kita tentang masalah-masalah teknis, atau istilah teknisnya “pecandu alkohol” yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan perilaku dari pihak-pihak yang terkait dan melakukan pengkajian terhadap minuman beralkohol. Metode: Penelitian studi kasus, yaitu studi pada masa kini atau dinamika yang sedang berlangsung dalam menetapkan setting tertentu dengan konteks kehidupan nyata. Hasil: Kegiatan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan seperti preventif dan promotif yang dilakukan untuk mencegah negatif yang diakibatkan oleh minuman beralkohol antara lain dengan sosialisasi, pemajangan spanduk atau pamflet yang berisi ajakan untuk tidak menggunakan minuman beralkohol atau kegiatan yang bersifat menghambat lainnya. Namun hal ini tidak terlalu berdampak pada masyarakat untuk tidak lagi mengingat minuman beralkohol perlunya pesan tambahan yang mungkin lebih bermafaat bagi masyarakat. Serta tidak ada ketegasan dari Pemerintah daerah atau dalam manajemen peredaran minuman beralkohol. Simpulan: Membuat berbagai macam media (misalnya, televisi, radio, papan reklame) dan media sosial seperti facebook dan lain-lain dapat menjadi media untuk membuat pengetahuan tentang bahayanya minuman beralkohol terhadap kesehatan untuk diri sendiri dan orang lain. Maka hal ini perlu dilakukan untuk semua pihak untuk melakukan pengawasan pada peredaran minuman beralkohol.