Ida Farida
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Berat lahir bayi beserta determinannya sebagai faktor risiko kematian bayi di Indonesia: analisis lanjut SDKI 2012 Ida Farida
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 34, No 5 (2018): Proceedings the 3rd UGM Public Health Symposium
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.766 KB) | DOI: 10.22146/bkm.37702

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia masih tinggi disebabkan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) yang tinggi. Bayi merupakan tahap awal perjalanan hidup manusia penerus bangsa. Bayi merupakan investasi sumber daya manusia (SDM) untuk masa yang akan datang. Kualitas kehidupan bayi secara tidak langsung akan menjadi estimasi kualitas kehidupan bangsa di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berat lahir terhadap kelangsungan hidup bayi. Penelitian dengan desain studi kohort retrospektif ini menggunakan sumber data sekunder Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012 dengan menggunakan model probit untuk analisis. Hasil : Penelitian ini menemukan bahwa yang berpengaruh signifikan secara positif dalam penentuan BBLR adalah jarak kelahiran, umur ibu ketika melahirkan, komplikasi kehamilan, paritas (banyak kelahiran), kualitas dan kuantitas antenatal care (ANC), sosial ekonomi keluarga dan daerah tempat tinggal dengan penjelasan pengaruh dari masing-masing variabel tersebut terhadap presentase probabilitas bayi lahir dengan tidak BBLR sebagai berikut :    jarak kelahiran lebih dari dua tahun memiliki sebesar 6,21%    usia melahirkan ideal sebesar 2,98%    tidak adanya komplikasi selama kehamilan sebesar 6,46%    jumlah anak kurang dari tiga sebesar 5,1%    kualitas ANC ketika hamil sebesar 13,63%    tingkat sosial ekonominya lebih baik sebesar 13,25%    tempat tinggal di kota sebesar 9,04%Sedangkan yang tidak signifikan dalam mempengaruhi adalah  jenis kelamin bayi. Kesimpulan: Kelangsungan hidup bayi dapat ditentukan melalui berat bayi ketika dilahirkan. Terdapat beberapa karakteristik yang mempengaruhi hasil dari berat bayi lahir tersebut. Karakteristik tersebut antara lain adalah karakteristik bayi, ibu, pelayanan kesehatan dan karakteristik lingkungan. Karakteristik ibu menjadi faktor yang paling signifikan dalam menentukan berat bayi lahir tersebut, dimana intervensi dapat dilakukan lebih utama kepada ibu yang dapat secara siginifikan menurunkan angka AKB.