Dwichy Augie
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis capaian keberhasilan pengobatan TB paru dengan strategi Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS) di Kota Medan Dinda Asa Ayukhaliza; Ade Rahma Sari Nasution; Dwichy Augie; Dyah Retno Wulandari
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 34, No 11 (2018): Proceedings of the 4th UGM Public Health Symposium
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.11 KB) | DOI: 10.22146/bkm.39902

Abstract

Tujuan : Untuk mengetahui capain keberhasilan pengobatan TB paru dengan strategi DOTS di Kota Medan apakah sudah mencapai target dari RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional). Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif atau disebut juga analisis deskriptif yaitu menggambarkan pencapain dari keberhasilan pengobatan TB paru di Kota Medan dengan strategi DOTS merujuk pada capaian yang ditargetkan Strategi Nasional Pengendalian TB Paru dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Hasil : Pengendalian TB dengan strategi Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS) adalah program pengendalian TB yang ditawarkan oleh WHO dan merupakan solusi yang efektif untuk menurunkan angka kasus TB. Di Indonesia strategi DOTS telah dijalankan dan disusun dalam rancangan penanggulangan secara nasional dalam RPJMN (Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional) yang ditetapkan pemerintah setiap 5 tahun. Pada RPJMN 2015-2019 diharapkan persentase kasus baru TB paru BTA (+) yang disembuhkan dari 85% menjadi 88%. Pencapaian target RPJMN terkait penanggulangan TB Paru di Kota Medan pada tahun 2016 adalah 83,62%. Simpulan : Angka keberhasilan pengobatan TB paru di Kota Medan yang dicapai belum mencapai target artinya strategi DOTS belum terlaksana secara maksimal.Saran : Semua tingkat pelayanan kesehatan harus bekerja sama dalam memaksimalkan pelaksanaan strategi DOTS untuk meningkatkan angka keberhasilan pengobatan TB paru di Kota Medan