Dwichy Augie
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Insiden gizi lebih dan obesitas anak di tingkat sekolah dasar di MIS Dalaailul Khairat desa Sambirejo kecamatan Binjai kabupaten Langkat Ade Rahma Sari Nasution; Dwichy Augie; Dinda Asa Ayukhaliza
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 34, No 11 (2018): Proceedings of the 4th UGM Public Health Symposium
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1585.236 KB) | DOI: 10.22146/bkm.39904

Abstract

Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingginya insidensi status gizi obesitas dan gizi lebih pada anak di tingkat Sekolah Dasar MIS Dalaailul Khairat Binjai. Metode: Metode penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif yaitu untuk mengetahui besarnya frekuensi anak dengan status gizi yang berada dalam kategori gizi lebih dan obesitas. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross-Sectional. Subjek dalam penelitian ini adalah anak di tingkat Sekolah Dasar MIS Dalaailil Khairat Binjai dengan total sampel sebanyak 120 anak. Hasil:  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 120 anak yang diukur status gizinya diperoleh persentase anak dengan status gizi yang berada dalam kategori normal sebesar 52,5% dan dengan frekuensi sebesar 63 anak (CI 95% = sebesar 44,2% - 61,7%). Anak dengan status gizi yang berada dalam kategori gizi lebih memiliki persentase sebesar 19,2% dan dengan frekuensi sebesar 23 anak (CI 95% = 11,7% - 26,7%). Anak dengan status gizi yang berada dalam kategori obesitas memiliki persentase sebesar 15,8% dan dengan frekuensi sebesar 19 anak (CI 95% = 9,2% - 22,5%). Anak dengan status gizi yang berada dalam kategori gizi kurang memiliki persentase sebesar 9,2% dan dengan frekuensi sebesar 11 anak (CI 95% = 4,2% - 15,0%). Dan anak dengan status gizi yang berada dalam kategori gizi buruk memiliki persentase sebesar 3,3% dan dengan frekuensi sebesar 4 anak (CI 95% = 0,8% - 7,5%). Simpulan : Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa anak yang berada pada kategori obesitas dan gizi lebih memiliki persentase lebih tinggi dibandingkan gizi kurang dan gizi buruk.