Ifa Najiyati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

[PHS4] Beauty Octavia; Ifa Najiyati; Yana Yulyana
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 34, No 11 (2018): Proceedings of the 4th UGM Public Health Symposium
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1627.393 KB) | DOI: 10.22146/bkm.40603

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data Community and Family Health Care (CFHC) FKKMK UGM tahun 2018, sebanyak 32,6% keluarga di Jaten memiliki anggota keluarga yang menderita hipertensi. Salah satu upaya pengendalian PTM dilakukan dengan pembentukkan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) PTM. Posbindu PTM di Dusun Jaten telah dibentuk sejak bulan April 2018 namun partisipasi remaja dalam pelaksanaan kegiatan tersebut masih rendah. Dirancang “PROTECTOR JATEN” (Program Deteksi Dini dan Cegah Penyakit oleh Remaja Jaten) untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan remaja yang dimulai dengan pembentukan kader remaja dan dilanjutkan dengan kegiatan Sekolah Kader untuk membekali kader remaja pengetahuan dan keterampilan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader remaja di dusun Jaten mengenai sistem lima meja dalam pelaksanaan Posbindu PTM.Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode mixed method. Pendekatan kuantitatif dilakukan dengan menggunakan rancangan pre-eksperimental dengan one group pretest posttest design kepada 11 orang kader remaja. Pendekatan kualitatif dilakukan dengan wawancara semi struktural terhadap 5 orang kader remaja yang dipilih secara acak.Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan tentang PTM dan pelaksanaan Posbindu PTM yang signifikan setelah dilakukan Sekolah Kader (p= 0,003) dengan nilai rata-rata pretest 6,646 dan nilai rata-rata posttest 8,573. Terdapat peningkatan keterampilan kader remaja dalam melaksanakan sistem lima meja Posbindu PTM yang dinilai dengan observasi langsung pada saat pendampingan kegiatan Posbindu PTM. Kesimpulan: Kegiatan Sekolah Kader dapat meningkatkan pengetahuan kader remaja mengenai PTM dan pelaksanaan Posbindu PTM; Kegiatan Sekolah Kader dapat meningkatkan keterampilan kader remaja dalam melaksanakan pemeriksaan dalam pelaksanaan Posbindu PTM.