Tujuan Penelitian : Menganalisis beberapa faktor yang mempengaruhi Praktik Pencegahan Penularan TB Paru pada penderita TB Paru positif di Balkesmas Magelang. Metode : Penelitian ini termasuk studi eksplanatori (explanatory research), pendekatan yang digunakan secara kuantitatif dengan metode survey. Sampel penelitian Penderita TB Paru Positif yang berobat ke Poli DOTS Balkesmas Magelang, jumlah sampel 100 responden. Alat penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian : Praktik pencegahan penularan TB paru pada penderita TB Paru positif di Balkesmas Magelang dengan kategori tinggi (66%), lebih banyak dibandingkan dengan kategori rendah (34%). Analisis statistik variabel menunjukkan pengaruh yang dominan adalah Pendidikan: Sig. 0,027 (ρ<0,05) nilai Exp(B) 0,115, Pekerjaan: Sig. 0,037 (ρ<0,05) nilai Exp(B) 230,173, Pengetahuan: Sig. 0,005 (ρ<0,05) nilai Exp (B) 0,027, Sikap: Sig. 0,004 (ρ<0,05) nilai Exp(B) 0,010, Persepsi terhadap Dukungan Keluarga: Sig. 0,016 (ρ<0,05) nilai Exp(B) 0,067. Kesimpulan : 1.Praktik pencegahan penularan TB Paru pada penderita TB Paru positif di Balkesmas Magelang dengan kategori tinggi (66%), lebih banyak dibandingkan kategori rendah (34%). 2.Variabel penelitian yang berpengaruh terhadap praktik pencegahan penularan : pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, sikap dan persepsi terhadap dukungan keluarga. Saran : Petugas Kesehatan supaya lebih aktif lagi dalam kegiatan penyuluhan kesehatan, menyediakan bahan edukasi dalam bentuk leaflet, Poster/Banner dan pemutaran Film tentang perawatan pasien TB Paru terutama pencegahan penularan TB Paru, penderita TB Paru positif selalu menerapkan etika batuk dimanapun berada, menyediakan sarana prasarana untuk mencegah penularan TB paru.