Wing Ma Intan
KMPK 2018 UGM

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pentingnya kolaboratif seorang hygiene gigi dikesehatan gigi dan mulut di Indonesia Wing Ma Intan
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 35, No 4 (2019): Proceedings the 5th UGM Public Health Symposium
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.996 KB) | DOI: 10.22146/bkm.44803

Abstract

Tujuan: Mengenalkan peran Hygiene Gigi sebagai bagian dari profesi kesehatan gigi dan mulut di Indonesia. Isi: Kesadaran kebersihan gigi dan mulut di Indonesia terbilang rendah. Berdasarkan Riskesdas 2013, diketahui 25,9% penduduk mengalami permasalahan gigi dan mulut, terjadi peningkatan sebesar 2,4% dari Riskesdas 2007. Hanya sebanyak 31,1% menerima perawatan gigi dan mulut, sedangkan 68,9% lainnya tidak. Mengapa kesehatan gigi dan mulut penting? Karena kondisi gigi dan mulut berhubungan langsung dengan kesehatan masyarakat secara umum. Mencegah penyakit gigi dan mulut lebih dini berarti mencegah gangguan sistemik seperti kelainan katup jantung, infeksi ginjal dan penykit kronis lainnya. Masyarakat Indonesia cenderung untuk mencari pengobatan gigi dan mulut jika sudah terjadi penyakit dan memerluka perawatan kompleks. Hal ini memerlukan fokus tindakan dalam hal promotif dan preventif bersifat intervensi yang hanya dapat dilakukan apabila Dokter Gigi tersebut berperan dalam pelayanan primer. Perlu adanya profesi yang berfokus pada promotif dan preventif mengingat profesi Dokter Gigi umumnya berfokus pada kuratif dan rehabilitatif. Hygiene Gigi adalah profesi ahli kesehatan gigi dan mulut profesional yang melakukan perawatan primer serta berperan dalam pengembangan pendidikan kesehatan gigi dan mulut, administratif manajerial, pelayanan pencegahan dan servis therapeutic secara keseluruhan melalui promosi kesehatan gigi dan mulut yang optimal. Dalam praktiknya, Hygiene Gigi memiliki peran ganda dalam pencegahan serta peningkatan kesehatan gigi dan mulut. Lesson Learned : Hygiene Gigi dapat membantu kegiatan UKGMD yang dilakukan oleh Puskesmas serta kegiatan lainnya atau menciptakan inovasi kegiatan promotif dan preventif. Dengan demikian, angka penyakit gigi dan mulut akan menurun dan angka kesadaran masyarakat di Indonesia akan meningkat dengan bertambahnya kunjungan di pelayanan kesehatan gigi dan mulut untuk melakukan kegiatan preventif sebelum terjadi penyakit.