Lia Achmad
Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sistem pendukung keputusan dalam menentukan intervensi kasus tuberkulosis berbasis lingkungan Lia Achmad
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 35, No 4 (2019): Proceedings the 5th UGM Public Health Symposium
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1102.572 KB) | DOI: 10.22146/bkm.45120

Abstract

Secara global pada tahun 2016 terdapat 10,4 juta kasus insiden TBC (CI 8.8 juta – 12 juta) yang setara dengan 120 kasus per 100.000 penduduk dimana lndonesia masuk ke dalam lima negara dengan insiden kasus tertinggi. Pada tahun 2017 jumlah kasus baru TBC di Indonesia sebanyak 420.994 kasus dengan perbandingan kasus laki-laki 1,4 kali lebih besar dibandingkan perempuan. Sedangkan grafik cakupan pengobatan semua kasus TBC (case detection rate/CDR) dari tahun 2008 hingga 2017 cenderung menunjukkan peningkatan yang signifikan. Ada beberapa faktor yang berinteraksi dan mempengaruhi peningkatan kasus TBC di Indonesia dari faktor host, agent dan lingkungan. Pada faktor lingkungan terdapat suhu, kelembaban, luas ventilasi, riwayat kontak serumah dan kepadatan hunian yang turut menimbulkan kejadian kasus TBC. Perlu dilakukan intervensi kasus TBC berbasis lingkungan melalui sistem pendukung keputusan untuk menentukan wilayah yang lingkungannya berisiko tinggi terhadap penularan dan kenaikan kasus tuberkulosis. Metode yang diterapkan dapat menggunakan data primer untuk pengukuran kelembaban, suhu, luas ventilasi, melakukan wawancara singkat untuk mendapatkan data riwayat kontak serumah dan kepadatan hunian.  Kemudian menggunakan metode TOPSIS-MADM untuk merancang sistem pendukung keputusan dalam menentukan wilayah dengan lingkungan berisiko tinggi  terhadap penularan dan kenaikan kasus tuberkulosis.