ivan muhammad agung
Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran atribusi dan emosi terhadap menyalahkan dan kepercayaan pada pemerintah saat bencana kabut asap Ivan Muhammad Agung; Herdiyan Maulana
Jurnal Ecopsy Vol 8, No 1 (2021): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.2021.02.001

Abstract

Bencana kabut merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada bangsa Indonesia khususnya di Pekanbaru, provinsi Riau Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji peran  atribusi dan respons emosi terhadap menyalahkan dan kepercayaan pada pemerintah dalam kabut asap di Provinsi Riau, Indonesia. Partisipan penelitian 101 mahasiswa di Pekanbaru. Hasil analisis Partial Least Square-Path Modeling (PLS-PM) menunjukkan secara umum model atribusi-emosi fit dengan data. Selanjutnya, proses atribusi kontrol dan niat berkorelasi positif dengan emosi dan menyalahkan terhadap pemerintah. Selain itu, menyalahkan juga secara signifikan memediasi hubungan antara atribusi dan kepercayaan, tetapi gagal memediasi emosi dan kepercayaan. Temuan penelitian ini memberikan informasi penting tentang mekanisme atribusi psikologis dan ekspresi emosi dalam menjelaskan bagaimana menyalahkan dan kepercayaan kepada pemerintah terjadi, khususnya dalam bencana.
Pengukuran Konsep Amanah dalam Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif ivan muhammad agung; Desma Husni
Jurnal Psikologi Vol 43, No 3 (2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.049 KB) | DOI: 10.22146/jpsi.11233

Abstract

Amanah merupakan fondasi dasar dalam relasi social manusia. Penelitian ini  terdiri dari dua studi. Studi 1 bertujuan untuk menemukan konsep amanah menggunakan prototype metodologi dengan jumlah partisipan sebanyak 444 partisipan. dan pada studi 2 bertujuan untuk membuat alat ukur amanah berdasarkan hasil studi 1 dengan  jumlah patisipan sebanyak 201 partisipan. Hasil penelitian studi 1 menunjukkan bahwa orang amanah adalah orang dapat dipercaya, dan memiliki karakter positif. Sementara hasil studi 2 menunjukkan bahwa amanah memiliki reliabilitas yang baik dan merupakan konstrak yang bersifat unidimensional yang  terbentuk atas tiga faktor, yaitu integritas, melaksanakan tugas dan kebajikan. Implikasi penelitian dibahas dalam konteks pengukuran psikologi dan islam