Moomina Siauta
Fakultas Kesehatan, Prodi Ilmu Keperawatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kepercayaan Diri Ibu Berhubungan dengan Perkembangan Anak Usia Pra Sekolah Selpina Embuai; Moomina Siauta
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 8, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.328 KB) | DOI: 10.26714/jkj.8.2.2020.169-176

Abstract

Ibu memiliki peranan yang sangat penting dalam setiap tahap perkembangan anak. Gangguan perkembangan bicara dan bahasa dialami oleh 8% anak usia prasekolah. Kepercayaan ibu akan kemampuannya untuk merawat anak-anaknya sangatlah diperlukan. Akibat dari kurangnya kepercayaan diri ibu akan mempengaruhi perkembangan anaknya. Tujuan penelitian adalah diketahuinya hubungan kepercayaan diri ibu dengan perkembangan anak usia prasekolah di Kelurahan Benteng Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. Metode : Jenis penelitian adalah cross sectional. Populasinya adalah seluruh anak prasekolah di kelurahan benteng dengan jumlah sampel sebesar 107 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Uji yang digunakan adalah Chi Square. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa jumlah ibu yang memiliki kepercayaan diri yang tinggi (50.5%) juga memiliki anak dengan tingkat perkembangan yang normal (61.7%). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa adanya hubungan antara kepercayaan diri ibu dengan perkembangan anak usia prasekolah (p = 0.001). Kepercayaan diri ibu memiliki peranan penting dan sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak usia pra sekolah. Kata kunci: anak usia pra sekolah, kepercayaan diri ibu, perkembangan anak, anak usia pra sekolah THE RELATIONSHIP BETWEEN MOTHER CONFIDENCE WITH DEVELOPMENT OF PRE-SCHOOL AGE CHILDREN ABSTRACTMothers have a very important role in each stage of child development. Speech and language developmental disorders are experienced by 8% of preschool age children. A mother's trust in her ability to care for her children is needed. As a result of lack of confidence in the mother will affect the development of their children. The purpose of this study was to determine the relationship of maternal confidence with the development of preschool age children in Benteng Subdistrict, Nusaniwe Subdistrict, Ambon City. Method: This type of research is cross sectional. The population is all preschool children in Benteng village with a total sample of 107 people. The sampling technique is done by purposive sampling. The test used is Chi Square. The instrument used was a questionnaire that had been tested for validity and reliability. The results showed that the number of mothers who had high self-confidence (50.5%) also had children with normal developmental levels (61.7%). The results also showed that there was a relationship between maternal confidence with the development of preschool children (p = 0.001). Mother's confidence has an important role and is very influential in the development of pre-school age children. Keywords: child development,, mother's confidence, pre-school age children
Gambaran Keluhan Kesehatan Mata Anak Usia Sekolah Di SD Negeri 142 Maluku Tengah Joan Herwawan; Valensya Yeslin Tomasoa; Franesya Krismendo Pattipawaej; Moomina Siauta
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v4i3.957

Abstract

Pemanfaatan teknologi memiliki dampak positif dan negatif. Sekitar 60% anak Indoensia menggunakan media elektronik atau gadget lebih dari 2 jam. Penggunaan yang berlebihan ini dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan mata dan muskuloskelektal. Hal ini disebabkan karena penggunaan dalam durasi yang lama, posisi yang kurang tepat atau baik saat menggunakan gadget dan kurangnya intensitas cahaya.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran keluhan kesehatan mata ank usia sekolah. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini mempelajari mengenai gambaran perilaku penggunaan gadget dan kesehatan mata anak usia sekolah. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas 4, 5 dan 6 pada SD Negeri 142 Maluku Tengah sebanyak 37 responden. Teknik pengambilan sampel yang di gunakan adalah total sampling. Intrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi untuk pemeriksaan fisik mata responden. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan analisis distribusi frekuensi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki kebiasaan penggunaan gadget lebih dari 2 jam sebanyak 67,6%, responden yang biasanya menggunakan gadget dalam keadaan cahaya yang kurang baik (redup atau kondisi gelap) sebesar 48,6%, responden yang menggunakan gadget dalam posisi berbaring atau tiduran sebesar 55,8% dan responden yang menggunakan gadget dengan jarak yang dekat dengan mata sebesar 64.9%. Serta responden yang mengeluh mata merah sebesar 37,8%, mata berair sebesar 29,7%, mata kering 59,5%, padangan kabur 27,0%, mata lelah 67,6% dan mata perih sebesar 40,5%.