Mariyam Mariyam
Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penggunaan Madu Dalam Oral Hygiene Sebagai Inhibitor Koloni Bakteri Pada Anak Yang Dirawat Di Picu Mariyam Mariyam; Dera Alfiyanti
Jurnal Keperawatan Anak Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.792 KB)

Abstract

Pasien kritis yang dirawat rumah sakit, dalam waktu 48 jam akan mengalami perubahan flora orofaringeal. Keadaan ini dapat berisiko terjadi masalah kesehatan, sehingga perlu dilakukan perawatan mulut (oral hygiene). Cairan yang biasa digunakan dalam oral hygiene adalah Nacl. Ada beberapa cairan lain yang digunakan yaitu chlorhexidine dan providone iodine, namun cairan ini kurang efektif mencegah dan menurunkan masalah mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penekanan pertumbuhan koloni bakteri di mulut pada anak yang dirawat di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RS Roemani Semarang yang dilakukan Oral hygiene dengan diberikan madu murni. Desain penelitian ini merupakan deskriptif analitik. Sampel ditentukan dengan teknik consecutive sampling. Sampel dilakukan oral hygiene dengan menggunakan Nacl dan diolesi dengan madu murni, setelah 8-10 jam dilakukan pengambilan saliva untuk selanjunya dilakukan pemeriksaan jumlah koloni bakteri. Hasil uji statistik ratarata jumlah koloni bakteri pada responden adalah 4.2 dengan standar deviasi 3.42. Dibandingkan dengan hasil penelitian Mariyam & Dera (2014) yang meneliti tentang koloni bakteri pada anak yang dilakukan oral hygiene menggunakan Nacl saja, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa madu lebih efektif menekan pertumbuhan koloni bakteri.
Descriptive study family informational support for quality of life of visual impairement children in covid-19 pandemic Sentya Rizky Susanti; Amin Samiasih; Dera Alfiyanti; Mariyam Mariyam
Media Keperawatan Indonesia Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.733 KB) | DOI: 10.26714/mki.5.1.2022.43-48

Abstract

Family informational support for visually impaired children in quality of life must be a concern during the Covid-19 pandemic. The research aim is to describe the quality of life in physical, psychological, social, and environmental of visual impairment children, also to provide family informational support in Covid-19 pandemic at SLB Negeri Semarang. The method of research is a descriptive study with univariate analytics. The total sample is 25 respondent visual impairment children at SLB Negeri Semarang with their parents. This research is using total sampling. Results from it are most of the respondents with visual impairments have a good physical quality of life is about 21 respondents (84%), psychological quality of life in a good category is about 13 respondents (52%), quality of social life in a good category is about 16 respondent (64%), and environmental quality of life in a bad category is about 13 people (52%). Most respondents as a parent of blind children have a good category in family informational support is about 15 respondents (60%). The conclusion is most of the respondents with visual impairment respondent have a good category for quality of life of physical, psychological, social, and bad category for quality of life environmental. Family informational support with parents respondents mostly has a good category. The recommendation is this research can give concern to parents for always giving a family informational support to increase the quality of life of visually impaired children.
Pendidikan Kesehatan Meningkatkan Dukungan Informasional Keluarga dan Kualitas Hidup Anak Tuna Netra selama Masa Pandemi Covid 19 Faola Tusyukriyah; Amin Samiasih; Dera Alfiyanti; Mariyam Mariyam
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v12i1.2040

Abstract

Dukungan informasional keluarga merupakan faktor penentu terhadap kualitas hidup anak. Anak tunanetra di masa pandemi memerlukan kualitas hidup yang lebih baik terutama pada kualitas kesehatan untuk tetap hidup sehat, sehingga dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada orang tua diharapkan dapat bertanggung jawab terhadap kualitas hidup anak berkebutuhan khusus disaat pandemi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap dukungan informasional keluarga dan kualitas hidup anak tunanetra di masa pandemi Covid-19 di SLB Negeri Semarang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan one grup pretest and posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa tunanetra yang berjumlah 25 anak beserta orang tuanya. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan Total Sampling. Cara pengumpulan data dengan mengisi kuesioner dukungan informasional keluarga dan kualitas hidup anak WHOQOL-BREF secara online. Analisa data dengan menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil Uji analisis bivariat dengan Uji Wilcoxon dukungan informasional keluarga didapatkan p-value=0,000 (p<0,05) dan kualitas hidup anak tunanetra didapatkan p-value=0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap dukungan informasional keluarga dan kualitas hidup anak tunanetra di masa pandemi Covid-19 di SLB Negeri Semarang.
Optimalisasi Pelaksanaan Program Terapi Bermain Pada Anak di Rumah Sakit Mariyam Mariyam; Erna Sulistyawati; Vivi Yosafianti Pohan
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/sjpkm.v2i2.10975

Abstract

Hospitalisasi pada anak bertujuan untuk memberikan perawatan dan pengobatan kepada anak. Selama dirawat di rumah sakit anak juga mengalami beberapa dampak akibat hospitalisasi yaitu kecemasan, kehilangan kendali dan nyeri. Dampak hospitalisasi tersebut perlu mendapat perhatian agar perkembangan anak selama dilakukan perawatan di rumah sakit tidak mengalami gangguan. Bermain yang merupakan kebutuhan anak dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi untuk mengurangi dampak hospitalisasi. Bermain pada anak dapat disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Terapi bermain yang dilakukan di RSD KRMT Wongsonegoro masih belum beragam. Tujuan pengabdian masyarakat ini mengoptimalkan pelaksanaan program terapi bermain pada anak yang dirawat di rumah sakit. Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan Oktober 2022 di RSD KRMT Wongsonegoro Semarang. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi program pengabdian masyarakat, penyusunan program terapi bermain, pelaksanaan terapi bermain pada anak yang dilakukan perawatan di Rumah Sakit dan evaluasi program. Tingkat kecemasan anak sebelum dan sesudah dilakukan terapi bermain di area bermain outdoor RS dari rerata 3.36 menurun menjadi 2.00. Terapi bermain diprogramkan secara rutin di ruang perawatan anak atau sesuai kebutuhan terapeutik pada anak. 
Optimalisasi Kesehatan Bayi Melalui Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Ibu Tentang Pijat Bayi Mariyam Mariyam; Vivi Yosafianti Pohan; Dera Alfiyanti; Amin Samiasih; Erna Sulistyawati
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/sjpkm.v1i1.8681

Abstract

Tahun pertama usia bayi merupakan waktu yang sangat berharga untuk berlanjutnya pertumbuhan dan perkembangan. Pada saat tersebut bayi membutuhkan dukungan agar bayi bisa tumbuh dan berkembang optimal. Selain ASI bayi juga membutuhkan sentuhan yang bersifat terapeutik. Sentuhan ini adalah pijat bayi. Pijat bayi mempunyai banyak manfaat diantaranya merangsang system pertahanan hidup bayi, meningkatkan kenaikan berat badan, meningkatkan pertumbuhan, dan meningkatkan hubungan emosional dengan orang tua. Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengoptimalkan kesehatan bayi di RW VI Tandang Tembalang Semarang. Tujuan khusus yang ingin dicapai meliputi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan ibu yang memiliki bayi dalam melakukan pijat bayi. Kegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan pijat bayi dan pendampingan ibu saat melakukan pijat bayi. Metode pendekatan yang dilakukan adalah dengan ceramah, diskusi, dan simulasi/ demonstrasi keterampilan. Sebelum pelaksanaan pengabdian masyarakat dilaksanakan rapat koordinasi tim pelaksana dan pembuatan media dan poster/ modul yang digunakan. Sebelum dan sesudah pelaksanaan pendidikan kesehatan tentang bayi dilaksanakan pengukuran pengetahuan dan kemampuan ibu dalam pijat bayi. Pengetahuan ibu sebelum dilaksanakan pijat bayi 80% berada dalam kategori pengetahuan kurang dan keterampilan ibu 85% berada dalam kategori kurang. Setelah dilaksanakan pendidikan kesehatan, pengetahuan dan keterampilan meningkat menjadi 90% pengetahuan baik dan 97% keterampilannya baik dalam pijat bayi.