Nur Yanti
Universitas Islam Negeri Walisongo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DINAMIKA KEHIDUPAN EKONOMI PETANI GARAM DI DESA DRESI KULON Akhriyadi Sofian; Nur Yanti; Naili Ni'matul Illiyyun
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v10i3.34211

Abstract

Garam merupakan komoditas yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat baik untuk konsumsi maupun industri. Permintaan garam yang tinggi di pasar membuat produsen garam harus bisa memenuhi kebutuhan akan komoditas ini. Desa Dresi Kulon Kecamatan Kaliori merupakan salah satu daerah yang memproduksi garam. Mayoritas masyarakat Desa Dresi Kulon merupakan petani garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika apa yang terjadi dalam kehidupan petani garam tradisional di Desa Dresi Kulon dan bagaimana strategi yang dilakukan oleh petani garam untuk memenuhi kebutuhan ekonominya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Data didapatkan dengan cara observasi partisipatoris, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya kendala yang dialami oleh petani garam meliputi perubahan cuaca, banyaknya impor garam, dan menurunnya harga garam karena hasil garam yang melimpah. Adanya berbagai kendala dalam memproduksi garam memaksa petani garam harus beralih profesi melakukan pekerjaan sampingan menjadi nelayan, petani sawah, dan tukang ojek. Selain itu, mereka juga memanfaatkan relasi atau jaringan, alternatif subsistensi, dan mengikat sabuk lebih kencang. Petani garam di Desa Dresi Kulon menggunakan prinsip mekanisme survival yang merupakan bagian dari teori moral ekonomi petani yang dikemukakan oleh James C. Scott. Hal tersebut merupakan bentuk dari strategi yang dilakukan oleh petani garam agar tetap survive dalam menghadapi kendala yang terjadi selama produksi garam.