Dwi Yulistyanti
Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KAJIAN PENERIMAAN APLIKASI DROPBOX DALAM PEKERJAAN KELOMPOK SISWA: STUDI KASUS SMK SETIA NEGARA DEPOK Dwi Yulistyanti
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 7, No 1 (2016): JURNAL SIMETRIS VOLUME 7 NO 1 TAHUN 2016
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.78 KB) | DOI: 10.24176/simet.v7i1.484

Abstract

Salah satu teknologi baru mengalami perkembangan pesat teknologi komputasi awan (cloud storage). SMK Setia Negara Depok adalah sekolah kejuruan yang mempromosikan pengembangan dan penggunaan teknologi informasi untuk kegiatan belajar mengajar siswa. Oleh karena itu, sekolah merasa perlu untuk memperkenalkan media penyimpanan dan berbagi data pada siswa bahwa tidak ada hambatan untuk penyelesaian tugas, yaitu aplikasi Dropbox. Model yang digunakan dari Technology Acceptance Model (TAM) untuk menyertakan dua variabel eksternal, yaitu CSE dan TT dan 4 menerima variabel PEOU, PU, ATT dan IU untuk mengetahui aplikasi Dropbox penerimaan teknologi. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi atau moderasi antara jenis kelamin / seks dan tingkat / kelas. Pengambilan sampel menggunakan kuesioner dengan 176 responden. Metode pengolahan data menggunakan Model Structural Equation (SEM) dengan menggunakan AMOS 18.0. Dari hasil yang sudah di peroleh yaitu Para siswa/i SMK Setia Negara Depok sudah cukup siap dan menerima teknologi aplikasi Dropbox untuk digunakan menyelesaikan tugas kelompok siswa yang dijelaskan melalui hubungan kausal indeks terhadap penerimaan teknologi aplikasi Dropbox di SMK Setia Negara. Dengan jumlah responden yaitu 176 Ditinjau dari indentitas responden pada penelitian, responden yang memiliki jumlah lebih banyak adalah siswa kelas X1I (63.6%), jenis kelamin perempuan (77.3%), yang merupakan gabungan dari siswa kelas XI dan XII. Penilaian disini diantaranya berdasarkan pria dan wanita, setelah dilakukan penelitian pria tidak ada yang berpengaruh pada setiap variabel yang ada, sedangkan wanita sangat berpengaruh pada penerimaan terhadap teknologi, itu terdapat pengaruh yang signifikan. Dan juga Penilaian disini menggunakan tingkatan/kelas, yaitu XI dan XII, setelah dilakukan penelitian tingkatan/kelas XI tidak ada yang berpengaruh pada setiap variabel yang ada, sedangkan tingkatan/kelas XII sangat berpengaruh pada penerimaan terhadap teknologi, itu terdapat pengaruh yang signifikan. Kata kunci: Technology Acceptance Model (TAM), Dropbox, Moderation, Gender/Sex, Level/Class, cloud computing (cloud storage).
Rancangan Aplikasi Sistem Informasi Membership pada Laras GYM Ahmad Fadillah; Dwi Yulistyanti; Lies Sunarmintyastuti
JI-Tech Jurnal JI-Tech Vol.16 No.2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Informasi NIIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laras Gym adalah tempat yang bergerak dalam bidang kesehatan. dalam pelaksaan kegiatan seluruh administrasi masih dilakukan secara manual, seperti pembayaran, penginputan data member serta laporan bulanan datamember yang datang bagi para pengguna setia Laras Gym. Sumber daya manusia yang kompeten juga sangat berpengaruh terhadap berkembangnya suatu teknologi. Berdasarkan pada latar belakang dapat merumuskanmasalah adalah Bagaimana merancang sebuah aplikasi penyewaan pada laras gym agar dapat memanfaatkan teknologi dan sumber daya manusia lebih kompeten dan efektif. Bagaimana membuat media penyimpanan dataagar data member dan transakasi penyewaan dapat di laporkan secara akurat dan tepat waktu. Metode pengumpulan data meliputi data sekunder (observasi, dokumentasi, studi keperpustakaan) dan data primer. Aplikasi yang digunakan dalam pembuatan Sistem penginputan data member adalah aplikasi NetBeans, Xampp, iReport dan MySql sebagai databasenya. Tujuan dari penelitian ini adalah Merancang sistem yang teraplikasi sehingga memudahkan pemilik dalam proses penginputan data. Mendeskripsikan aplikasi penyewaan pada larasgym agar dapat memanfaatkan teknologi dan sumber daya manusia lebih kompeten dan efektif. Mengidentifikasikan media penyimpanan data agar data member dan transakasi penyewaan dapat di laporkan secara akurat dan tepat waktu.
Sosialisasi Peningkatan Pengetahuan Keamanan Dalam Jual Beli Online Thomas Afrizal; Han Sulaiman; Dwi Yulistyanti; Naely Farkhatin; Aulia Paramita
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jpma.v2i4.944

Abstract

The increasing number of internet users makes Indonesia a very potential market for e-commerce. The growth of the middle class and the literacy rate of online buyers and sellers is also growing. E-commerce itself is not new, but its rise marks a new milestone for this industry in the country. Although it is growing quite rapidly, there is still one major problem that is preventing e-commerce in Indonesia from taking off, namely the problem of consumer trust in e-commerce sites. Consumers still do not trust the sales system with a non-physical buying and selling process, do not trust to provide credit card numbers to e-commerce services and are still afraid of fraud. However, this crisis of trust can actually be solved. One of the many ways is to use a payment service that has guaranteed security. Not all e-commerce can provide their own payment system, now there are many services that provide a secure payment system and are especially easy to apply to online stores. E-commerce players can use this payment system easily, quickly and which can improve the performance process in their online stores. However, the selection of services that provide a payment system must also be considered carefully. A secure payment system provider will provide a sense of security to prospective buyers, meaning that consumer trust must be built by e-commerce service providers so that consumers can be comfortable and do not encounter problems in making purchases and paying for products in the online stores provided.Security is important, the use of credit cards is widely highlighted because there are still many unpleasant incidents or fraud that occur due to the use of credit cards. Education on this security needs to be carried out continuously, because it will be related to consumer behavior.