Zulfa Destia Isnaini
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Tindak Tutur Ekspresif Dalam Tayangan Mata Najwa Series “Gaduh Tiga Periode” Zulfa Destia Isnaini; Laili Etika Rahmawati
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 13 No. 2 (2022): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v13i2.2674

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi tindak tutur langsung dan strategi tindak tutur tidak langsung dalam tayangan Mata Najwa series “Gaduh Tiga Periode”. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini menggunakan wujud tuturan data lisan yang disampaikan oleh penutur dalam acara Mata Najwa series “Gaduh Tiga Periode”.Teknik yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan catat. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian yakni menggunakan metode padan. Metode padan yang diterapkan dalam penelitian ini yakni menggunakan metode pragmatis. Berdasarkan Hasil penelitian ini strategi yang digunakan dalam tayangan mata najwa series gaduh tiga periode yakni 10 strategi tindak tutur langsung dan 11 strategi tindak tutur tidak langsung. Strategi yang paling banyak digunakan dalam tayangan mata najwa yakni strategi tindak tutur tidak langsung. Banyaknya tuturan mata najwa yang disampaikan menunjukkan penggunaan strategi langsung tidak lepas dari Najwa Shihab sebagai pembawa acara mata najwa yang tegas dalam berbicara.   Kata kunci : Mata Najwa, Strategi Tindak Tutur, Tuturan.     Abstract This study aims to describe the direct speech act strategy and indirect speech act strategy in the Mata Najwa series "Gaduh Tiga Period". This research uses descriptive qualitative research. The data of this study used the form of speech data delivered by speakers in the Mata Najwa series "Gaduh Tiga Period". The technique used in this study used listening and note-taking techniques. Furthermore, the data analysis technique used in the research is using the equivalent method. The matching method applied in this research is using the pragmatic method. Based on the results of this study, the strategies used in the Mata Najwa series gaduh show for three periods, namely 10 direct speech act strategies and 11 indirect speech act strategies. The most widely used strategy in eye najwa shows is the indirect speech act strategy. The number of mata najwa utterances conveyed shows that the use of direct strategy cannot be separated from najwa shihab as the presenter of the najwa mata show who is firm in speaking. Keywords:Mata Najwa, Speech Act Strategy, Speech.
Bentuk Tindak Tutur Ekspresif dalam Tayangan Mata Najwa Serial “Gaduh Tiga Periode”. Laili Etika Rahmawati; Zulfa Destia Isnaini; Zahy Riswahyudha Ariyanto
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 12, No 2 (2023): Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v12i2.4126

Abstract

Najwa's eyes are often the basis for people's opinions and feelings being expressed. The expressive speech acts in Mata Najwa's talk show entitled "Three Periods of Noise" provide an illustration of how society responds to important and even controversial issues. This research aims to describe the form of expressive speech acts in the Mata Najwa serial "Gaduh Tiga Period". This research uses a qualitative descriptive research method with the steps: (1) selection of material and context, (2) data collection, (3) identification of expressive speech acts, (4) classification and categorization, (5) analysis of language and speaking style, (6) interpretation of meaning and context, (7) critical analysis, (8) presentation of results, and (9) conclusion. This research data uses the form of oral data delivered by speakers in the Mata Najwa serial "Gaduh Tiga Period". The technique used in this research uses listening and note-taking techniques. Test the validity of the data using theoretical triangulation by linking existing theories with the data collected. After the data is collected, it is then analyzed to draw conclusions. The results of this research show that it consists of (1) 8 forms of expressive speech acts of greeting, (2) 14 forms of expressive speech acts of hope, (3) 4 forms of expressive speech acts of blaming, (4) 4 forms of expressive speech acts of praising, (5) 4 forms of expressive speech acts of approval, (6) 2 forms of expressive speech acts of gratitude, and (7) 4 forms of expressive speech acts of thanks. The conclusion of this research shows that the expressive speech acts in the Mata Najwa serial with the topic "Gaduh Tiga Period" show that there is diversity in the expression of views, both supportive and non-supportive. AbstrakMata Najwa seringkali menjadi basis opini dan perasaan masyarakat diungkapkan. Tindak tutur ekspresif dalam gelar wicara Mata Najwa bertajuk “Gaduh Tiga Periode” memberikan gambaran tentang bagaimana masyarakat merespons isu penting bahkan kontroversial. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk tindak tutur ekspresif dalam tayangan Mata Najwa serial “Gaduh Tiga Periode”. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah: (1) pemilihan materi dan konteks, (2) pengumpulan data, (3) identifikasi tindak tutur ekspresif, (4) klasifikasi dan kategorisasi, (5) analisis bahasa dan gaya berbicara, (6) penafsiran makna dan konteks, (7) analisis kritis, (8) penyajian hasil, dan (9) penyimpulan. Data penelitian ini menggunakan wujud tuturan data lisan yang disampaikan oleh penutur dalam acara Mata Najwa serial “Gaduh Tiga Periode”. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan catat. Uji validitas data menggunakan triangulasi teori dengan cara mengaitkan teori-teori yang ada dengan data yang terkumpul. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis untuk mendapatkan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdiri dari (1) 8 bentuk tindak tutur ekspresif salam, (2) 14 bentuk tindak tutur ekspresif berharap, (3) 4 bentuk tindak tutur ekspresif menyalahkan, (4) 4 bentuk tindak tutur ekspresif memuji, (5) 4 bentuk tindak tutur ekspresif menyetujui, (6) 2 bentuk tindak tutur ekspresif bersyukur, dan (7) 4 bentuk tindak tutur ekspresif terima kasih. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tindak tutur ekspresif dalam serial Mata Najwa dengan topik “Gaduh Tiga Periode” terdapat keanekaragaman dalam ekspresi pandangan baik yang mendukung maupun yang tidak.
Bentuk, Fungsi dan Makna Ragam Bahasa dalam Jejaring Sosial Media Instagram @diskonsolo Zulfa Destia Isnaini; Atiqa Sabardilla
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 1 (2022): DEIKSIS: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/deiksis.v9i1.6347

Abstract

Abstrak. Variasi dan fungsi ragam bahasa ada kalanya digunakan sebagai bagian daristrategi komunikasi pemasaran. Tak dapat dipungkiri, bahwasannya masyarakat khususnya para remaja lebih menyukai menggunakan dua bahasa secara seimbang. Sejauh diikuti oleh kesadaran konteks dan tetap menjunjung tinggi bahasa pemersatu, bahasa Indonesia sebagai tidak akan mengalami pergeseran bahasa yang kemudian menyebabkan kepunahan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kulatitaif, dalam penelitian kualitatif data yang dihasilkan adalah data deskriptif berupa lisan atau tulisan. Penelitian deskriptif merupakan metode penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasi objek sesuai dengan apa adanya. Hasil penelitian ini menunjukkan bawa  ditemukan terdapat 20 data Bentuk variasi bahasa, 2 Fungsi variasi bahasa dan Makna Variasi Bahasa yakni makna konotatif dan makna denotatif.Kata kunci: bentuk, fungsi, makna, variasi bahasa.