Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN MANAJER PROYEK, KEPERCAYAAN DAN KEBERHASILAN PROYEK KONSTRUKSI Nectaria Putri Pramesti
Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2013)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.93 KB) | DOI: 10.24002/jts.v12i2.611

Abstract

Gaya memimpin para manajer proyek dalam membangun kepercayaan terhadap anggota timnya juga membawa dampak yang positif pads keberhasilan suatu proyek konstruksi. Tesis ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana hubungan antara gaya kepemimpinan, kepercayaan dan keberhasilan proyek konstruksi dengan menggunakan uji regresi logistik (Logistic Regression). Uji regresi logistik ini dilakukan untuk mengetahui apakah terjadi hubungan antara gaya kepemimpinan, kepercayaan dan keberhasilan proyek konstruksi. Model regresi logistik merupakan model untuk menganalisis data yang berupa data kategorik nominal, dimana indikator satu nol diperhatikan sebagai variabel respon atau variabel tak bebas atau variabel dependen. Bentuk umum dari model regresi logistik adalah berdasarkan data bivariat (X, Y) dimana X adalah variabel numerik dan Y adalah variabel respon satu-nol. Berkaitan dengan uji regresi logistik tersebut, yang merupakan indikator satu nol dan variabel dependen adalah gaya kepemimpinan, sedangkan kepercayaan dan keberhasilan proyek konstruksi sebagai variabel independen. Sehingga dengan uji regresi logistik ini dapat diketahui apakah dengan kepercayaan anggota tim yang tinggi dan keberhasilan proyek konstruksi yang sukses memiliki gaya kepemimpinan transformasional atau gaya kepemimpinan transaksional. Hasil penelitian dengan menggunakan uji regresi logistik ini menunjukkan hasil bahwa hanya kepercayaan yang berpengaruh positif terhadap gaya kepemimpinan yang ada. Terlihat bahwa konstanta dan variabel kepercayaan adalah signifikan secara statistik sebesar 0,000 di bawah 0,05. Hasil ini ditunjukkan dengan persamaan regresi Y = -27,691 + 0,924X yang layak untuk digunakan. Dengan kepercayaan yang tinggi, gaya kepemimpinan yang dipakai oleh para manajer adalah gaya kepemimpinan yang transformasional.
Perancangan Pelatihan Building Information Modelling (BIM) untuk Kontraktor Skala Kecil: Pendekatan Critical Event Model (CEM) Nectaria Putri Pramesti; Harijanto Setiawan; Andreas Adiel Setiawan, Sie
Seminar Nasional Penelitian dan Abdimas Vol 2 No 1 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/senapas.v2i1.9209

Abstract

Pelatihan Building Information Modeling (BIM) yang efektif sangatlah krusial bagi kontraktor skala kecil untuk meningkatkan adopsi teknologi ini. Pengabdian ini bertujuan penerapan Critical Event Model (CEM) sebagai pendekatan yang berpusat pada peserta pelatihan. Perencanaan pelatihan BIM ini memaparkan sembilan tahapan dalam penerapan CEM, mulai dari identifikasi kebutuhan hingga evaluasi dan umpan balik. Setiap tahapan difokuskan pada memastikan program pelatihan relevan dan efektif bagi peserta. Perencanan pelatihan BIM ini menekankan pentingnya evaluasi dan penyempurnaan berkelanjutan, serta komitmen dari semua pemangku kepentingan, termasuk kontraktor, instruktur, dan penyedia pelatihan. Dengan menggabungkan CEM dengan praktik terbaik ini, program pelatihan BIM dapat secara optimal membekali kontraktor skala kecil dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk sukses dalam proyek BIM.
Pengukuran Elevasi Kawasan dan Penyelidikan Titik Genangan pada Kawasan Perumahan Nogotirto Elok II, Sleman, Yogyakarta Nectaria Putri Pramesti; Agustina Kiky Anggraini; Christin Sri Hastuti; Martinus Revano Bagus Pramudita
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i3.8807

Abstract

Pengabdian dilakukan pada kawasan Perumahan Nogotirto Elok II. Kawasan perumahan ini merupakan salah satu kawasan dengan kepadatan rumah yang cukup tinggi sehingga area resapan sangat rendah. Sistem drainase yang ada bertipe combined sewer system di mana air hujan dan air limbah dari dapur (grey water) dialirkan pada saluran yang sama. Kawasan perumahan ini tidak termasuk dalam area rentan banjir, namun pada musim penghujan, sering terjadi genangan yang cukup dalam. Pengabdian ini fokus pada pengukuran elevasi lahan Perumahan Nogotirto Elok II, pemodelan kawasan untuk mengetahui potensi titik genangan, dan usulan solusi yang dapat diterapkan. Pengukuran elevasi dilakukan menggunakan GPS Geodetik. Pemodelan dilakukan dengan piranti lunak EPA SWMM 5.1. Solusi ditarik dari hasil pengukuran elevasi dan pemodelan yang telah dilakukan. Berdasarkan pengukuran elevasi yang dilakukan, bagian timur perumahan memiliki elevasi yang lebih tinggi. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa bagian yang rentan terjadi genangan ada di bagian selatan. Kata Kunci — perumahan, elevasi, tata guna lahan, genangan
MANAJEMEN BISNIS KONSTRUKSI DENGAN BUILDING INFORMATION MODELLING PADA LIFE CYCLE COST: KAJIAN BIBLIOMETRIK Yulius Chaesario Kurniawan; Nectaria Putri Pramesti
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i1.10217

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi Building Information Modeling (BIM) dalam Life Cycle Cost (LCC) pada proyek konstruksi, menggunakan analisis bibliometrik untuk memetakan tren publikasi antara 2015 hingga 2024. Dari 103 dokumen yang dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer, tren menunjukkan peningkatan signifikan setelah 2019, dengan jumlah publikasi tertinggi pada 2019 dan 2021, masing-masing 17 artikel (16,67%). Analisis ini melibatkan 291 penulis, dengan Jrade Ahmad menjadi penulis paling produktif (4 dokumen, 66 kutipan). Dalam analisis co-citation, jurnal Sustainability tercatat sebagai sumber paling banyak dikutip (107 kutipan). Secara teknis, studi ini memanfaatkan VOSviewer untuk menganalisis jaringan kolaborasi, dengan 27 penulis memenuhi kriteria minimal dua dokumen. Jaringan kata kunci menyoroti “BIM” dengan frekuensi 293 kemunculan, terhubung erat dengan “life cycle cost” dan “life cycle assessment”. Hasil juga menunjukkan kontribusi signifikan dari negara seperti Amerika Serikat, Tiongkok, dan Australia, masing-masing menghasilkan 10 publikasi. BIM memungkinkan otomatisasi perhitungan LCC, mengurangi kesalahan manual, dan meningkatkan efisiensi estimasi melalui integrasi perangkat seperti Revit dengan Dynamo atau Excel. Perhitungan biaya siklus hidup meliputi desain, konstruksi, hingga operasi dan pemeliharaan. Alat seperti Green Building Studio (GBS) dan One Click LCA membantu mengintegrasikan LCA untuk menganalisis dampak lingkungan dan efisiensi biaya. Penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan perpustakaan BIM yang seragam dan peningkatan kolaborasi global untuk mengatasi tantangan seperti biaya tinggi dan kurangnya tenaga ahli terlatih.
Pengukuran Elevasi Kawasan dan Penyelidikan Titik Genangan pada Kawasan Perumahan Nogotirto Elok II, Sleman, Yogyakarta Nectaria Putri Pramesti; Agustina Kiky Anggraini; Christin Sri Hastuti; Martinus Revano Bagus Pramudita
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i3.8807

Abstract

Pengabdian dilakukan pada kawasan Perumahan Nogotirto Elok II. Kawasan perumahan ini merupakan salah satu kawasan dengan kepadatan rumah yang cukup tinggi sehingga area resapan sangat rendah. Sistem drainase yang ada bertipe combined sewer system di mana air hujan dan air limbah dari dapur (grey water) dialirkan pada saluran yang sama. Kawasan perumahan ini tidak termasuk dalam area rentan banjir, namun pada musim penghujan, sering terjadi genangan yang cukup dalam. Pengabdian ini fokus pada pengukuran elevasi lahan Perumahan Nogotirto Elok II, pemodelan kawasan untuk mengetahui potensi titik genangan, dan usulan solusi yang dapat diterapkan. Pengukuran elevasi dilakukan menggunakan GPS Geodetik. Pemodelan dilakukan dengan piranti lunak EPA SWMM 5.1. Solusi ditarik dari hasil pengukuran elevasi dan pemodelan yang telah dilakukan. Berdasarkan pengukuran elevasi yang dilakukan, bagian timur perumahan memiliki elevasi yang lebih tinggi. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa bagian yang rentan terjadi genangan ada di bagian selatan. Kata Kunci — perumahan, elevasi, tata guna lahan, genangan
Perancangan Pelatihan Building Information Modelling (BIM) untuk Kontraktor Skala Kecil: Pendekatan Critical Event Model (CEM) Nectaria Putri Pramesti; Harijanto Setiawan; Andreas Adiel Setiawan, Sie
Seminar Nasional Penelitian dan Abdimas Vol 2 No 1 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/senapas.v2i1.9209

Abstract

Pelatihan Building Information Modeling (BIM) yang efektif sangatlah krusial bagi kontraktor skala kecil untuk meningkatkan adopsi teknologi ini. Pengabdian ini bertujuan penerapan Critical Event Model (CEM) sebagai pendekatan yang berpusat pada peserta pelatihan. Perencanaan pelatihan BIM ini memaparkan sembilan tahapan dalam penerapan CEM, mulai dari identifikasi kebutuhan hingga evaluasi dan umpan balik. Setiap tahapan difokuskan pada memastikan program pelatihan relevan dan efektif bagi peserta. Perencanan pelatihan BIM ini menekankan pentingnya evaluasi dan penyempurnaan berkelanjutan, serta komitmen dari semua pemangku kepentingan, termasuk kontraktor, instruktur, dan penyedia pelatihan. Dengan menggabungkan CEM dengan praktik terbaik ini, program pelatihan BIM dapat secara optimal membekali kontraktor skala kecil dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk sukses dalam proyek BIM.
MANAJEMEN BISNIS KONSTRUKSI DENGAN BUILDING INFORMATION MODELLING PADA LIFE CYCLE COST: KAJIAN BIBLIOMETRIK Yulius Chaesario Kurniawan; Nectaria Putri Pramesti
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i1.10217

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi Building Information Modeling (BIM) dalam Life Cycle Cost (LCC) pada proyek konstruksi, menggunakan analisis bibliometrik untuk memetakan tren publikasi antara 2015 hingga 2024. Dari 103 dokumen yang dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer, tren menunjukkan peningkatan signifikan setelah 2019, dengan jumlah publikasi tertinggi pada 2019 dan 2021, masing-masing 17 artikel (16,67%). Analisis ini melibatkan 291 penulis, dengan Jrade Ahmad menjadi penulis paling produktif (4 dokumen, 66 kutipan). Dalam analisis co-citation, jurnal Sustainability tercatat sebagai sumber paling banyak dikutip (107 kutipan). Secara teknis, studi ini memanfaatkan VOSviewer untuk menganalisis jaringan kolaborasi, dengan 27 penulis memenuhi kriteria minimal dua dokumen. Jaringan kata kunci menyoroti “BIM” dengan frekuensi 293 kemunculan, terhubung erat dengan “life cycle cost” dan “life cycle assessment”. Hasil juga menunjukkan kontribusi signifikan dari negara seperti Amerika Serikat, Tiongkok, dan Australia, masing-masing menghasilkan 10 publikasi. BIM memungkinkan otomatisasi perhitungan LCC, mengurangi kesalahan manual, dan meningkatkan efisiensi estimasi melalui integrasi perangkat seperti Revit dengan Dynamo atau Excel. Perhitungan biaya siklus hidup meliputi desain, konstruksi, hingga operasi dan pemeliharaan. Alat seperti Green Building Studio (GBS) dan One Click LCA membantu mengintegrasikan LCA untuk menganalisis dampak lingkungan dan efisiensi biaya. Penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan perpustakaan BIM yang seragam dan peningkatan kolaborasi global untuk mengatasi tantangan seperti biaya tinggi dan kurangnya tenaga ahli terlatih.