Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penelitian Tentang Biologi Reproduksi pada Brill (Colistium guntheri Hutton, 1926) di Perairan Otago Selatan, New Zealand Dwi Eny Setyono
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 10, No 2 (2005): June 2005
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v10i2.2842

Abstract

Perkembangan gonad, musim pemijahan dan fekunditas ikan sebelah “brill” (Colistium guntheri Hutton, 1926) di perairan Otago Selatan, New Zealand telah diamati selama satu tahun. Sampel ikan ditangkap setiap bulan menggunakan “bottom otter trawl”. Indeks gonad, tingkat kematangan gonad dan distribusi frekuensi ukuran telur digunakan untuk menentukan perkembangan gonad dan musim pemijahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbandingan populasi ikan “brill” jantan dan betina tidak berbeda nyata dari 1 : 1. Pada ukuran panjang tubuh yang sama, ikan betina mempunyai berat badan yang lebih besar dari pada ikan jantan. Hasil analisa histologi menunjukkan bahwa C. guntheri termasuk kelompok ikan yang mempunyai perkembangan telur secara sinkroni. Berdasarkan perubahan nilai indeks gonad dan perkembangan ovari, jenis ikan ini diketahui mengalami pematangan gonad yang sangat cepat pada akhir musim gugur (Juni), yaitu ditandai dengan peningkatan nilai indeks gonad secara drastis dan ovari didominasi oleh telur pada tingkat kematangan akhir (final maturation stage). Musim pemijahan dimulai pada akhir musim dingin (Agustus) sampai musim panas (Januari), ditandai dengan penurunan nilai indeks gonad secara nyata dan ovari didominasi oleh telur yang telah masak (mature), hidrasi (hydrated) dan paska ovulasi (postovulatory). Fekunditas (batch fecundity) ditentukan dengan menghitung semua telur yang telah masak, mencakup sekitar 34% dari total telur di dalam ovari. Pada pengamatan ini diketahui bahwa fekunditas (Y) proporsional dengan berat gonad dalam gram (Wg) dengan persamaan regresi Y = 103 [(4.34 + 20.06 (Wg)], R2 = 0.95, dan fekunditas relatif per gram berat gonad adalah 18.760+1.150 telur.