Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PELATIHAN TENTANG SAFETY TERHADAP KOMPETENSI PRECEPTOR DI RSUP SOERADJI KLATEN Yeni Rusyani S.Kep.,Ns,M.Kep
STIKES DUTAGAMA KLATEN Vol 11 No 1 (2019): JURNAL ILMU KESEHATAN STIKES DUTA GAMA KLATEN
Publisher : STIKES DUTAGAMA KLATEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5737/e-journal.v12i2.499

Abstract

Preseptor berpera mengajarkan Praktikan keperawatan sehingga diharapkan memiliki kompetensi sesuai dengan standar yang berlaku seperti standar KARS 2012. Agar kompetensi Preseptor dapat mengalami peningkatan, salah satu upayanya melalui mengadakan pelatihan. QSEN adalah framework yag memiliki kesmiripan dengan akreditasi RS yaitu KARS 2012. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa adanya pengaruh pelatihan tentang safety terhadp kompetensy Preseptor. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Pre-Experiment Design dan pendekatan The One Group Pratest Posttest. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Tehnik total sampling dengan 29 Preseptor di RSUP Soeradji Klaten. Dalam Penelitian dibandingkan antara kompetensi kognitif para Preseptor sebelum dan setelah pelatihan. Kuesioner QSEN merupakan instrumen yagn digunakan di penelitian ini dan memiliki nilai r hitng 0.881. pada analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan didapatkan nilai signifikasi ρ<0.05. pada hasil penelitian didapatkan data bahwa ada peningakatan pada kompetensi preseptor dari nilai pre-test dan post-test yaitu rata-rata 44,12 menjadi 49,80. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari pelatihan safety terhadap kompetensi preseptor. Preseptor berpera mengajarkan Praktikan keperawatan sehingga diharapkan memiliki kompetensi sesuai dengan standar yang berlaku seperti standar KARS 2012. Agar kompetensi Preseptor dapat mengalami peningkatan, salah satu upayanya melalui mengadakan pelatihan. QSEN adalah framework yag memiliki kesmiripan dengan akreditasi RS yaitu KARS 2012. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa adanya pengaruh pelatihan tentang safety terhadp kompetensy Preseptor. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Pre-Experiment Design dan pendekatan The One Group Pratest Posttest. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Tehnik total sampling dengan 29 Preseptor di RSUP Soeradji Klaten. Dalam Penelitian dibandingkan antara kompetensi kognitif para Preseptor sebelum dan setelah pelatihan. Kuesioner QSEN merupakan instrumen yagn digunakan di penelitian ini dan memiliki nilai r hitng 0.881. pada analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan didapatkan nilai signifikasi ρ<0.05. pada hasil penelitian didapatkan data bahwa ada peningakatan pada kompetensi preseptor dari nilai pre-test dan post-test yaitu rata-rata 44,12 menjadi 49,80. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari pelatihan safety terhadap kompetensi preseptor.