Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK SUSU KEDELAI DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG TULANG RAWAN AYAM PEDAGING Khomsatin, Siti; Ayu Chintya, Shally
Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Vol. 7 No. 1 (2025): Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya 2025
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jc.v7i1.4988

Abstract

Susu kedelai merupakan hasil teknologi pangan yang mengekstrak fraksi terlarut dari kedelai dengan kualitas yang tidak jauh berbeda dengan susu sapi. Susu kedelai bebas laktosa dengan kandungan lemak yang lebih rendah dari susu sapi sehingga baik digunakan untuk orang yang diet dan lactose intolerance. Susu kedelai mengandung kalsium dan fosfor yang lebih rendah dari susu sapi sehingga pada penelitian ini dilakukan penambahan tepung tulang rawan ayam pedaging pada susu kedelai dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah kalsium dan fosfor yang terkandung pada susu kedelai. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah RAL pola searah dengan tiga kali ulangan. Perlakuan yang dilakukan adalah penambahan tepung tulang rawan ayam pedaging pada 250 ml susu kedelai sebanyak 0 g, 1 g, 2 g, 3 g, dan 4 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung tulang rawan ayam pedaging pada susu kedelai tidak berbeda nyata terhadap sifat fisikokimia susu kedelai kecuali pada kadar airnya. Semakin tinggi konsentrasi tepung tulang rawan ayam pedaging yang ditambahkan maka kadar air susu kedelai semakin menurun. Kadar abu susu kedelai berkisar 1,68-3,17 %bk. Kadar lemak susu kedelai berkisar 0,65-1,44 %bk. Kadar protein susu kedelai berkisar 19,47-20,29 %bk. Kadar kalsium susu kedelai berkisar 0,66-2,15 mg/g bk, dan kadar fosfor susu kedelai berkisar 0,16-0,22 mg/g bk. Penilaian uji organoleptik susu kedelai dengan uji hedonik (kesukaan) terhadap warna, kekentalan dan rasa menunjukkan berbeda nyata, sedangkan untuk aroma tidak berbeda nyata. Secara umum susu kedelai yang paling disukai oleh konsumen adalah susu kedelai dengan penambahan tepung tulang rawan ayam pedaging 4 g. Kata kunci: Susu kedelai, tepung tulang rawan ayam, kalsium, hedonik
Pengaruh Bully Terhadap Kesehatan Mental pada Remaja: Analisis Bibliometrik Chintya, Shally Ayu; Apriliasiharta, Nafiah; Khomsatin, Siti
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Vol 6 No 1 (2025): JULI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/asjn.v6i1.1917

Abstract

Latar Belakang: Perundungan merupakan perilaku berulang yang ditujukan kepada individu yang tidak mampu membela diri, dengan dampak negatif signifikan terhadap penyesuaian psikologis dan sosial remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh perundungan terhadap kesehatan mental remaja melalui analisis bibliometrik. Metode: Data dikumpulkan dari basis data Scopus pada November 2024 menggunakan kata kunci TITLE-ABS-KEY ("mental health" AND bullying AND adolescent) dengan rentang publikasi 2019–2024. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak VOSviewer 1.6 dan fitur Analyze Results untuk memvisualisasikan serta menganalisis kata atau frasa pada judul dan abstrak artikel. Hasil: Dari 1.098 artikel yang dianalisis, jumlah publikasi menunjukkan fluktuasi signifikan pada periode 2021–2023. Amerika Serikat menjadi negara dengan publikasi terbanyak, sedangkan Yen, C.F., merupakan penulis paling produktif dengan 12 artikel. Sebanyak 91% dokumen berupa artikel penelitian dan 9% merupakan ulasan. Analisis bibliometrik mengidentifikasi lima cluster utama, dengan kata kunci dominan meliputi bullying victimization, risk factor, youth, dan adolescents. Kesimpulan: Publikasi terkait dampak perundungan terhadap kesehatan mental remaja pada 2019–2024 mengalami tren fluktuatif, dengan dominasi publikasi oleh Amerika Serikat dan kontribusi signifikan dari penulis Yen, C.F.
Efektivitas Penggunaan Ekstrak Lidah Buaya dan Kemiri untuk Rambut Rontok Ayu Chintya, Shally; Khomsatin, Siti; Febriyanti, Dini
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2: Januari 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i2.2686

Abstract

Masalah kerontokan rambut sering dialami oleh banyak orang. Lidah buaya dan kemiri merupakan salah satu bahan alami yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan rambut rontok. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat efektivitas penggunaan ekstrak lidah buaya dan kemiri untuk mengatasi rambut rontok. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian pre-eksperimen. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 20 responden yang terbagi antara kelompok perlakuan (diberikan ekstrak lidah buaya dan kemiri) dan tidak dilakukan perlakuan (tidak diberikan ekstrak lidah buaya dan kemiri). Pengolahan data menggunakan uji t. Hasil penelitian setelah menggunakan ekstrak lidah buaya dan kemiri diperoleh nilai p sebesar 0.005, mean Difference -0.600, standart error Difference 0.189 dan nilai 95% CI terendah sebesar -0.996 serta tertinggi -0.204. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu penggunaan ekstrak lidah buaya dan kemiri efektif untuk mengatasi permasalahan rambut rontok
Pengaruh Pemakaian Masker Green Tea Pada Wajah Berjerawat Khomsatin, Siti; Chintya, Shally Ayu; Hamaminanto, Marsyanda Wenindyah
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 8: Juli 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i8.4504

Abstract

Kulit adalah salah satu organ tubuh terluas dan terluar yang membentengi diri manusia dari berbagai pengaruh lingkungan dan mikroorganisme. Salah satu penyakit atau kelainan pada kulit wajah yang sering terjadi terutama pada remaja yang dapat mengganggu kepercayaan diri adalah jerawat (Acne vulgaris). Jerawat dapat menjadi masalah yang menakutkan terutama bagi wanita. Salah satu perawatan kulit yang biasa dilakukan adalah dengan penggunaan masker wajah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemakaian masker green tea pada wajah berjerawat. Penelitian ini dilakukan pada lima remaja putri yang memiliki masalah jerawat dengan rentang usia 15-20 tahun. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemakaian masker green tea memiliki reaksi yang positif terhadap pengurangan jerawat responden. Ada korelasi antara pemakaian masker green tea dengan pengurangan jerawat, ditunjukkan dengan angka signifikansi < 0,05. Derajat hubungan korelasinya termasuk korelasi sempurna (0,823). Derajat hubungan korelasinya bernilai positif sehingga dapat dikatakan bahwa pemakaian masker green tea yang rutin/teratur akan meningkatkan pengurangan jerawat yang ada pada wajah sehingga wajah semakin bersih dan bebas jerawat.