Srie Wijaya Kesuma Dewi
Universitas ARS Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS MODEL ANTRIAN PADA OBJEK WISATA CANDI CANGKUANG Srie Wijaya Kesuma Dewi; Musafa Musafa; Yosep Hernawan
AdMathEdu : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Ilmu Matematika dan Matematika Terapan Vol 9, No 2: Desember 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedu.v9i2.15989

Abstract

Antrian wisatawan pengunjung objek wisata candi Cangkuang pada saat berada di bagian tiketing tentu akan mengalami posisi berdiri, duduk, dan sikap-sikap yang lain secara fisik, selama selang waktu tertentu. Bahkan secara psikologis,  mereka menghadapi rasa kuatir hilangnya kesempatan melakukan aktifitas terjadwal lainnya. Termasuk sikap berelebihan terhadap beban antrian. Secara alamiah, mereka akan menunjukkan berbagai macam sikap, perilaku, dan tata nilai yang berbeda-beda jika berada dalam antrian.Analisis dan pengujian hipotesis terkait dengan model antrian sistem pelayanan tiketing objek wisata candi Cangkuang menghasilkan gambaran berikut ini. Tingkat kedatangan dan pelayanan pengunjung di fasilitas tiketing masing-masing terdistribusi Poisson dan Eksponensial.Selama periode kerja (07.01-08.00)-(16.01-17.00), kinerja sistem antrian 2 jalur lebih menghemat waktu kerja 39,74% - 95,46% dibandingkan dengan sistem antrian 1 jalur.
Analisis dan Segmentasi Pasar Tjendana Food Point di Era Digital Pasca Pandemi Covid-19 Yunika Komalasari; Srie Wijaya Kesuma Dewi; R. Dewi Sulastriningsih; Phitsa Mauliana; Nanang Hunaifi; Wildan Wiguna
Wikara National Economic and Social Research Development Vol 3 No 2 (2022): Wikara National Economic and Social Research Development
Publisher : STIE WIBAWA KARTA RAHARJA PURWAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54010/wnesrd.v3n2.4

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di bidang kuliner makanan dan minuman. Tjendana Food Point mengalami penurunan pendapatan yang cukup besar akibat pembatasan mobilitas, kebijakan pembelajaran jarak jauh, serta menurunnya daya beli masyarakat, terutama karena mayoritas konsumennya adalah siswa sekolah menengah yang berada di sekitar lokasi usaha. Memasuki era digital pasca pandemi, pelaku UMKM kuliner perlu menerapkan strategi pemasaran yang tepat, salah satunya melalui segmentasi pasar, guna meningkatkan kembali performa penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi segmentasi pasar Tjendana Food Point di era digital pasca Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 30 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner berbasis Google Form dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif berdasarkan variabel demografi seperti jenis kelamin, usia, pekerjaan, pendidikan, dan tingkat pengeluaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen perempuan mendominasi sebesar 46,67%, dengan rentang usia terbanyak 16–20 tahun sebesar 40%. Mayoritas responden berstatus pelajar atau mahasiswa sebesar 56,67% dengan tingkat pendidikan SMA sebesar 66,67%. Dari sisi pengeluaran, 33,34% responden memiliki pengeluaran di atas Rp3.000.000 per bulan. Temuan ini menunjukkan bahwa target pasar utama adalah konsumen perempuan usia sekolah dengan daya beli relatif baik, sehingga strategi pemasaran digital dan penentuan produk unggulan perlu disesuaikan dengan karakteristik segmen tersebut untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.