Ana Kurniati
Universitas Ahmad Dahlan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Aplikasi Pendekatan Pembelajaran Individual Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Pada Siswa Difabel (Tunanetra) di MAN Maguwoharjo Ana Kurniati
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.838 KB) | DOI: 10.12928/citizenship.v3i1.6405

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan suatu bagian dari pendidikan formal di Indonesia sebagai model pendidikan yang mengikutsertakan anak-anak yang berkebutuhan khusus untuk belajar bersama-sama dengan anak-anak sebayanya di sekolah umum, dan pada akhirnya mereka menjadi bagian dari masyarakat sekolah tersebut, sehingga tercipta suasana belajar yang kondusif. Penyelenggaraan pendidikan inklusif dimaksudkan untuk menampung kebergaman siswa baik siswa normal dan juga siswa berkebutuhan khusus. Mendidik anak yang berkelainan fisik maupun karakteristik perilaku sosialnya, tidak sama seperti mendidik anak normal, sebab memerlukan pendekatan dan strategi yang khusus, diantaranya pendekatan pembelajaran individu.Penelitian ini mendeskripsikan penggunaan pendekatan pembelajaran individual dengan materi suprastuktur dan infrastuktur politik pada siswa difabel kelas X di MAN Maguwoharjo. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dan wawancara kepada guru dan siswa, baik siswa awas maupun siswa difabel (tuna netra).Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaaan materi oleh para siswa difabel (tuna netra) di kelas belum terkondisikan dengan baik. Dari segi tugas, yang menjawab sempurna hanya beberapa responden saja, sebagian siswa lainnya mengetahui namun tidak bisa menggungkapkan kembali dengan sempurna dan spontan. Oleh karena itu, untuk mengatasi kendala yang dihadapi dalam pembelajaran di kelas dibutuhkan pembelajaran di luar kelas sebagai alternatif penguatan penguasaan materi PKn. Hal ini karena adanya pengaruh dan proses yang berlangsung pada waktu kini dan masa lampau yang ikut menentukan. Dengan begitu, siswa mampu mengingat kembali materi dan kesan-kesan yang tersimpan sekalipun sulit untuk memproduksi kesan-kesan itu.