This Author published in this journals
All Journal Humaniora
. Kodiran
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Partisipasi Wanita Dan Pengembangan Hubungan Industrial Yang Berwawasan Gender Di Kawasan Timur Indonesia (KTI) . Kodiran; . dkk
Humaniora Vol 14, No 3 (2002)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2261.088 KB) | DOI: 10.22146/jh.761

Abstract

Studi wanita cenderung melihat wanita sebagai entitas yang terlepas dari aspek-aspek lain dengan memusatkan perhatian pada persoalan wanita dalam kerangka perbedaan seksual. Cara-cara seperti ini ternyata tidak memecahkan permasalahan yang berkaitan dengan peningkatan partisipasi wanita dalam industri karena persoalan struktur sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang membedakan laki-laki dan wanita (gender differences) tidak diperhatikan. Penelitian tentang gender pun pada umumnya belum menjelaskan ketimpangan gender secara rinci karena penelitian pada umumnya cenderung melihat masalah keterlibatan wanita dari sudut pandang ekonomi : mencakup alokasi waktu dan pengupahan. Untuk itu, penelitian ini berusaha untuk melengkapi kekurangan tersebut, yaitu dengan melihat mekanisme sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang mengkonstruksi ketimpangan gender. Hal ini meliputi bentuk-bentuk konstruksi ketimpangan gender dalam sektor industri yang membedakan peran laki-laki dan wanita. Pemahaman konstruksi sosial, budaya, ekonomi, dan politik keberadaan wanita dan industri ini akan memungkinkan dirumuskan kebijakan yang lebih tepat tentang hubungan industrial yang berwawasan gender sehingga dapat mengembangkan sumberdaya dan meningkatkan kesejahteraan wanita. Untuk itu, penelitian ini menggunakan dua metode utama, survei dan kualitatif, dalam pengumpulan data. Survei digunakan untuk mengetahui konteks industri di mana wanita terlibat dan kualitatif digunakan untuk memahami hakekat keterlibatan dan hubungan-hubungan sosial yang terbentuk dalam industri.
PEWARISAN BUDAYA DAN KEPRIBADIAN . Kodiran
Humaniora Vol 16, No 1 (2004)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.827 KB) | DOI: 10.22146/jh.802

Abstract

Hubungan antara kebudayaan dan kepribadian sangat erat. Relasi ini ditunjukkan oleh studi-studi antropologi dan psikologi yang dilakukan melalui penelitian secara empiris dengan cara-cara observasi, tes-tes proyeksi, dan life history dalam masyarakat dan kebudayaan tertentu di berbagai kawasan di Eropa, Amerika, Asia, dan Pasifik. Hasil dari penelitian-penelitian itu menyimpulkan bahwa konsep dan teori psikologi tentang masalah-masalah kepribadian tidak berlaku umum. Ada aneka warna kepribadian dasar (base personality structure) serta watak umum suatu bangsa (national character) yang ditumbuhkembangkan dari pola adat pengasuhan anak (child rearing) dan pendidikan yang diteruskan melalui proses enkulturasi dan sosialisasi. Demikianlah, peranan latar belakang kebudayaan dalam pembentukan watak dan kepribadian amat dominan