Esti Yulitriani Tisnaningtyas
Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik UNPAND Jl.Banjarsari Barat No. 1 Semarang E-mail: esti.yulitriani@Gmail.com

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KUALITAS ESTETIKA GEOMETRIS FISIK RUANG KOTA KAWASAN LAPANGAN PANCASILA SEMARANG Esti Yulitriani Tisnaningtyas
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2012): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 3 2012
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lapangan Pancasila merupakan satu ruang kota yang cukup strategis bagi kota Semarang. Perkembangan kawasan yang sangat cepat dapat berdampak bagi kualitas estetika ruang kotanya. Penelitian tentang kualitas estetika geometris fisik ruang kota adalah bertujuan untuk mencari gambaran kualitas estetika ruang kota ditinjau dari aspek geometris fisik ruang kota, mengetahui unsur-unsur pembentuk estetika ruang kota dan faktor-faktor yang dapat merusak kualitas estetika ruang kota.   Penelitian ini menggunakan pendekatan rasionalistik dengan menggunakan paradigma kualitatif dalam kaitannya dengan tujuan penelitian . Pendekatan ini memerlukan kerangka teoritis didasarkan pada teori-teori para ahli, untuk disusun menjadi sebuah konsep dasar (grand concept ) terkait  dengan keseluruhan studi. Dari hasil penelitian di lapangan memperlihatkan kualitas estetika ruang kota yang baik antara lain terbentuk oleh kesatuan open space lapangan Pancasila dengan jalan yang menuju ke Lapangan Pancasila dan Jl. Pahlawan sebagai poros sumbu simetri. Unsur estetika lainnya adalah komposisi solid dan void fisik ruang kota. Adapun unsur-unsur yang dapat menurunkan kualitas ruang kota adalah  ketinggian bangunan, kedekatan antar masa bangunan, keserasian unsur fasade bangunan yang satu dengan yang lainnya di Kawasan Simpang Lima.  Melihat potensi kawasan Lapangan Pancasila Semarang sebagai ruang kota yang bernilai tinggi dari unsur-unsur geometrisnya maka perlu dilakukan penataan dalam bentuk urban design guideland. Hal ini penting agar unsur yang bernilai tinggi tetap dipertahankan, sedangkan unsur yang dapat menurunkan kualitas ruang kota dapat dieliminasi.    Kata kunci: kualitas estetika, geometris, fisik, ruang kota