Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG UMBI PORANG (Amorphophallus oncophyllus) SEBAGAI BAHAN PENGIKAT TERHADAP SIFAT FISIK DAN KIMIA TABLET PARASETAMOL Sugiyono Sugiyono; Dyah Perwitosari
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 7 2016
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.851 KB)

Abstract

Umbi porang merupakan jenis talas yang kaya serat larut glukomanan. Glukomanan  mengembang membentuk gel dengan air dan menjadi masa yang lengket. Sifat merekat glukomanan ini dapat digunakan sebagai bahan pengikat dalam formulasi tablet parasetamol karena memiliki kompresibilitas rendah dan sifat alir yang buruk. Bahan pengikat akan meningkatkan kekompakan atau kohesifitas serbuk sehingga dapat membentuk granul yang dapat dikempa menjadi tablet. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh penggunaan tepung umbi porang sebagai bahan pengikat terhadap sifat fisik dan kimia tablet parasetamol. Tablet paracetamol dibuat dalam empat formula menggunakan metode granulasi basah dengan variasi konsentrasi tepung umbi porang yaitu F I 2,5%; F II 5,0%; F III 7,5% dan F IV 10% b/v. Tablet yang diperoleh diuji sifat fisik meliputi keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan dan  waktu hancur, serta sifat kimia yaitu kandungan zat aktif dan pelepasan obat. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi tepung porang berpengaruh terhadap sifat fisik tablet parasetamol yang meliputi kekerasan, kerapuhan dan waktu hancur, serta sifat kimia yaitu kandungan senyawa aktif dan pelepasan parasetamol. Semakin tinggi konsentrasi tepung porang, maka semakin tinggi kekerasan, waktu hancur semakin lama. Sedangkan kerapuhan dan pelepasan tablet parasetamol menurun. Kata kunci: Bahan Pengikat, Sifat Fisik dan Kimia, Tablet Parasetamol, Tepung Umbi Porang.
FORMULASI TABLET HISAP EKSTRAK ETANOL DAUN PARE (Momordica charantia L) DENGAN PEMANIS SUKROSA- LAKTOSA-ASPARTAM Atik Wulandari; Sugiyono Sugiyono
CENDEKIA EKSAKTA Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v2i1.1792

Abstract

Ekstrak etanol daun pare (Momordica charantia L.) secara empiris dimanfaatkan sebagai obat batuk khususnya mukolitik. Agar praktis digunakan dan menutupi rasa pahit dari ekstrak, maka dibuat tablet hisap menggunakan pemanis sukrosa-laktosa-aspartam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan sifat fisik tablet hisap dan tanggapan responden pada tablet hisap ekstrak etanol daun pare dengan pemanis sukrosa-laktosa-aspartam. Ekstrak etanol daun pare dibuat secara maserasi dengan etanol 70%. Tablet hisap ekstrak etanol daun pare dibuat dengan metode granulasi basah dalam 5 formula yang mengandung 0,3% ekstrak dengan kombinasi pemanis sukrosa-laktosa- aspartam (F1 0%-82%-10%, FII 20,5%-61,5%-10%, FIII 41%-41%-10%, FIV 61%-20,5%-10%, FV 82%-0%-10%. Tablet hisap diuji sifat fisiknya yang meliputi keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, waktu melarut, dan uji tanggap rasa. Data yang diperoleh dibandingkan dengan persyaratan dalam pustaka serta dianalisis secara statistik.Hasil tanggap rasa dianalisis secara deskriptif. Analisis statistik terhadap kekerasan dan kerapuhan menggunakan ANOVA satu jalan, untuk uji kerapuhan dilanjukan uji Tuckeydengan taraf kepercayaan 95%. Analisis keseragaman bobot dan waktu melarut tablet dianalisis dengan Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pemanis sukrosa-laktosa-aspartam menghasilkan perbedaan kerapuhan tablet hisap pada FI. Tablet hisap ekstak etanol daun pare yang dapat diterima sebanyak 80% responden adalah FIV dengan kombinasi sukrosa-laktosa-aspartam (61%-20,5%-10%). Kata kunci : Ekstrak Etanol Daun Pare, Sukrosa-Laktosa-Aspartam, Tablet hisap.