Deni Sukamto
Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang Jl. Pawiyatan Luhur Bendan, Semarang.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENINGKATAN FUNGSI BANGUNAN UMUM MELALUI UPAYA DESAIN ACCESSIBILITY Deni Sukamto; Hetyorini Hetyorini
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah dan pertumbuhan penduduk lanjut usia dan penyandang cacat dari tahun ke tahun terus meningkat dikota Semarang Jumlah dan pertumbuhan ini tidak terlepas dari adanya usia harapan hidup yang terusmeningkat. Usia harapan hidup meningkat terjadi karena keberhasilan pembangunan yaitu kemajuan pembangunan di bidang kesehatan, pendidikan, pengetahuan, dan tingkat pendapatan yang semakin meningkat. Pada fasilitas umum kota semarang para kaum difabel tidak bisa menggunakan fasilitas bangunan umum pada Masjid Baiturrahman dikarenakan tidak adanya perencanaan khusus tentang kabutahan sirkulasi gerak, sarana, pra saranafasilitas terhadap kaum difabel.Oleh karena itu agar dapat memenuhi kebutuhan para kaum difabel perlu dipenuhinya perencanaan standar kebutuhan sarana, pra sarana fasilitas pada bangunan umumsupaya dapat meningkatkan kebutuhan aksesibilitas, fasilitas layanan bagi kaum difabel sebagaimana mestinya.Untuk itu perlu dilakukan penelitiandengan adanya survey, questioner,foto lokasi kualitas sarana yang ada pada fasilitas publik, dengan menggunakan alat penelitian Seperti alat ukur, kamera, peta lokasi dan perencanaan yang dilaksanakan pada fasilitas umum kota semarang sehingga dapat mengakses kemudahan dalam penggunaan sarana dan prasarana fasilitas kebutuhan yang diperuntukan bagi kaum difabel.Dari kajian ini bahwa terdapat sarana aksesibilitas pada bangunan Masjid Baiturrahman belum aksesibel untuk diakses oleh kaum difabelyang dikarenakan sarana aksesibilitas pada bangunan Masjid Baiturrahman belum memenuhi prinsip universal design tentang kemudahan, kegunaan, kenyamanan dan kemandirian.Kata kunci: disain accessibility, universal desain, bangunan umum.