AA Krisna Murti
Universitas Warmadewa, Denpasar - Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SAK ETAP, Kualitas Laporan Keuangan dan Jumlah Kredit yang diterima UMKM AA Krisna Murti; AA Ayu Erna Trisnadewi; Luh Diah Citraresmi; Komang Adi Kurniawan Saputra
Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ekuitas.v6i2.16300

Abstract

Persiapan dan pemanfaatan laporan keuangan yang merupakan bagian dari aspek keuangan yang dapat membantu usaha kecil menengah (UKM) dalam mengembangkan bisnis. Informasi akuntansi yang terkandung dalam laporan keuangan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan manajemen, mengurangi biaya agensi dan sebagai informasi untuk kreditur (Allee dan Yohn 2009; Cassar 2009). Pada bulan Mei 2009 Dewan Standar Akuntansi Keuangan telah mengeluarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP), efektif pada tanggal 1 Januari 2011. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas laporan keuangan dan SAK ETAP terhadap jumlah kredit yang diterima oleh UKM. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, menggunakan data primer, pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden online dan offline yang berlokasi di Jakarta, Jawa Barat dan Bali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas laporan keuangan mempengaruhi jumlah kredit yang didapat oleh UMKM yang berarti bahwa semakin berkualitas laporan keuangan jumlah kredit yang dapat diperoleh lebih besar dari perusahaan yang tidak memiliki laporan keuangan yang kurang berkualitas. Penelitian ini membuktikan bahwa kualitas laporan keuangan SME menjadi pertimbangan pihak luar dalam mengambil keputusan, terbukti dengan pengaruh kualitas laporan keuangan pada jumlah kredit yang diterima oleh UKM. Informasi atau sosialisasi, latar belakang pendidikan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman pengusaha tentang SAK ETAP
Analisis Faktor Kesiapan Digital Dalam Melakukan Adopsi Digital Pada Umkm: - Luh Citra Resmi Cahyadi; Eka Putri Suryantari; Anak Agung Gede Krisna Murti
Jurnal Akuntansi Profesi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Akuntansi Profesi
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jap.v14i02.65519

Abstract

Digital transformation presents new challenges for MSME players, where it requires readiness from MSME players to change the business system from conventional to digital. On the other hand, MSME players still have various obstacles such as lack of resources, low understanding and knowledge about digitalization, and lack of expertise regarding digitalization. This research was conducted on MSMEs in Denpasar City using data from 120 respondents. Samples were obtained using simple random sampling. A factor analysis performed on 11 variables obtained results, consisting of three factors that summarized the 11 variables analyzed. Factor 1 summarizes the variables Technology, Environment, Management, Organization, Knowledge, HR and Finance. Factor 2 summarizes the variables of Resources, Strategy and Regulation.Factor 3 summarizes infrastructure variables Keywords: Digitization, Digital Readiness, SMES
SAK ETAP, Kualitas Laporan Keuangan dan Jumlah Kredit yang diterima UMKM AA Krisna Murti; AA Ayu Erna Trisnadewi; Luh Diah Citraresmi; Komang Adi Kurniawan Saputra
Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ekuitas.v6i2.16300

Abstract

Persiapan dan pemanfaatan laporan keuangan yang merupakan bagian dari aspek keuangan yang dapat membantu usaha kecil menengah (UKM) dalam mengembangkan bisnis. Informasi akuntansi yang terkandung dalam laporan keuangan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan manajemen, mengurangi biaya agensi dan sebagai informasi untuk kreditur (Allee dan Yohn 2009; Cassar 2009). Pada bulan Mei 2009 Dewan Standar Akuntansi Keuangan telah mengeluarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP), efektif pada tanggal 1 Januari 2011. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas laporan keuangan dan SAK ETAP terhadap jumlah kredit yang diterima oleh UKM. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, menggunakan data primer, pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden online dan offline yang berlokasi di Jakarta, Jawa Barat dan Bali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas laporan keuangan mempengaruhi jumlah kredit yang didapat oleh UMKM yang berarti bahwa semakin berkualitas laporan keuangan jumlah kredit yang dapat diperoleh lebih besar dari perusahaan yang tidak memiliki laporan keuangan yang kurang berkualitas. Penelitian ini membuktikan bahwa kualitas laporan keuangan SME menjadi pertimbangan pihak luar dalam mengambil keputusan, terbukti dengan pengaruh kualitas laporan keuangan pada jumlah kredit yang diterima oleh UKM. Informasi atau sosialisasi, latar belakang pendidikan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman pengusaha tentang SAK ETAP