Adimin Diens
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Karakter: Solusi Bangsa Saat Ini Adimin Diens
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 15 No 3 (2010)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1589.995 KB) | DOI: 10.24090/insania.v15i3.1540

Abstract

Abstract: Various problems that occur in this country have been taering human values. Multimdimensional crisis that never was completed, showed how vulnerable this nation’s character. In this context “character education” becomes a necessity to be reviewed. Character Learning in school tend recognition only the cognitive values with a little touch of understanding and appreciation of the affective value. Therefore, This paper in trying to provide an alternative how to implement character education to be able to internalized into the curriculum, learning at school, in family and society.
Analisis relevansi desain kurikulum pelatihan guru PAI MTs dengan kebutuhan kompetensi guru di lapangan Adimin Diens
Inovasi Kurikulum Vol. 6 No. 1 (2009): Inovasi Kurikulum, February 2009
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v6i1.35685

Abstract

Lemahnya efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam menjadi permasalahan yang cukup serius. Selama ini telah terjadi anggapan negatif terhadap pelaksanaan pendidikan agama di sekolah. Persoalan kompetensi guru madrasah merupakan permasalahan yang dihadapi hampir seluruh madrasah di tanah air tidak terkecuali Madrasah Tsanawiyah dan secara spesifik guru Pendidikan Agama Islam. Upaya peningkatan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam pada madrasah dapat dilakukan melalui jalur pendidikan prajabatan (pre-service training) maupun pendidikan dalam jabatan (in-service training). Secara umum pendidikan dan pelatihan ini di samping untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan, baik tuntutan masyarakat maupun keniscayaan global. Program-program pelatihan yang ditawarkan paling tidak dapat mengakomodasi standar-standar kompetensi minimal sehingga terdapat relevansi antara kebutuhan-kebutuhan di lapangan dan program pendidikan dan pelatihan. Untuk itu Balai Diklat Keagamaan dalam mengelola dan menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan harus sesuai dengan kebutuhan unit pelaksana teknis di lingkungan Departemen Agama. Untuk kepentingan tersebut, kurikulum pelatihan Balai Diklat Keagamaan semestinya memiliki relevansi dengan kebutuhan lapangan. Kesesuaian antara kurikulum pelatihan dengan kebutuhan unit-unit pelaksana teknis di lapangan akan memberikan beberapa keuntungan di antaranya pertama, hasil pelatihan akan lebih bermakna bagi peserta pelatihannya karena kurikulum diklat didesain mengacu pada kebutuhan riil yang berhubungan dengan tugas dan fungsi unit pelaksana teknis. Kedua, penyelenggaraan kegiatan pelatihan lebih efektif karena akan lebih memotivasi peserta pelatihan untuk meningkatkan kompetensi sesuai dengan bidang tugasnya. Ketiga, penyelenggaraan pelatihan lebih efisien, karena kurikulum pelatihan dirancang memang untuk memenuhi kebutuhan tertentu.