Chavid Moyo Jaladri
IAIN Tulung Agung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Hukum Islam Terhadap Tradisi Larung Sembonyo dan Hubungannya dengan Pendapatan Masyarakat di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek Yulian Adi Wijaya; Chavid Moyo Jaladri
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 4 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.951 KB)

Abstract

Fokus masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana tinjauan hukum islam terhadap budaya atau ritual larung sembonyo yang menyajikan makanan dan menyembelih hewan menurut hukum islam. Serta pengaruh aktivitas budaya atau ritual larung sembonyo terhadap pendapatan masyarakat desa sekitar Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Jenis peneltian yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed methods. Penelitian kuantitatif dipandang sebagai sesuatu yang bersifat konfirmasi dan deduktif, sedangkan penelitian kualitatif bersifat eksploratoris dan induktif. Objek penelitiannya adalah masyarakat yang melakukan kegiatan ritual larung sembonyo dan masyarakat sekitar. Sampel yang diambil sebanyak 100 orang responden. Setelah penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode diatas, maka penulis memperoleh hasil yaitu dalam perspektif hukum islam yang dilakukan oleh masyarakat itu diperbolehkan, terkecuali adanya penyimpangan dalam ajaran islam seperti doa yang ditujukan dan hewan yang disembelih maupun makanan yang disajikan tidak ditujukan kepada Allah. Dan aktivitas Tradisi Larung Sembonyo berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat di Desa Tasikmadu baik secara langsung maupun tidak langsung. Pengembangan wisata budaya di Pantai Prigi khususnya Tradisi Larung Sembonyo sangat menarik dan perlu di kembangkan hal ini akan menjadi potensi pendapatan untuk warga sekitar ketika para wisatawan datang untuk menyaksikan acara tersebut, disamping itu juga berpotensi untuk meningkatkan pendapatan daerah Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek