Arianto
IAI Hasanuddin Pare, Kediri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi positivisasi hukum Islam di Indonesia Arianto; H. Nur Ahid
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 8 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.781 KB) | DOI: 10.55148/inovatif.v8i1.266

Abstract

Metode penelitian dan pengembangan adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keektifan produk tersebut. Tulisan ini berusaha mengulas secara singkat metode penelitian dan pengembangan (R&D) beserta tahapan-tahapan yang harus dilakukan dan model yang dihasilkan.Fiqh Keindonesiaan dapat diartikan sebagai sebuah konsep fiqh yang lebih berbasis lokal Indonesia. Tulisan ini melakukan pelacakan historis terkait eksistensi hukum Islam di Indonesia melalui teori-teori pemberlakuan hukum Islam yang meliputi periode penerimaan hukum Islam sepenuhnya dan periode penerimaan hukum Islam oleh hukum adat. Hasbi As-Shiddiqi dan Hazairin merupakan dua tokoh penggagas fiqh model keindonesiaan tersebut, selain para cendikiawan lainnya. Hasbi Hasbi termasuk salah seorang pembaharu yang menawarkan ide-idenya secara komprehensif, mulai dari konsep “fiqh Indonesia”-nya, sampai pembaharuan hukum yang meliputi prinsip dan sekaligus metodenya. Sedangkan Hazairin mengusulkan pengembangan suatu sistem warisan baru yang diinterpretasikan dan dielaborasikan berdasarkan persepsi skriptual al-Qur’an dan Sunnah bukanlah sistem patrilineal, tetapi bilateral, yakni model kekeluargaan. Formalisasi konsep fiqh yang bernuansa keindonesiaan telah menghasilkan beberapa produk peraturan perundang-undangan penting yang secara formil maupun material, seperti UU tentang Hukum Perkawinan Islam, juga terdapat peraturan-peraturan lain yang berada di bawah Undang-undang, Seperti PP, Inpres dan Peraturan MahkamahAgung, dan Kompilasi Hukum Islam dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah.
METODOLOGI PENYAJIAN KITAB JAM’U AL-JAWAMI’ KARYA TAJUDDIN AL-SUBQY Arianto
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 8 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Center for the Research and the Communicator Service of IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/inovatif.v8i2.298

Abstract

Kitab jam’u al-jawami’ adalah salah satu kitab ushul fikh yang terkenal di Indonesia, karena kitab ini banyak dikaji di pondok-pondok pesantren. Kitab ini terkenal dengan gaya bahasanya yang cukup rumit sehingga hanya orang-orang yang sangat tekun yang bisa menguasai dengan sempurna. Kitab ini disharahi oleh banyak ulama diantara: Imam Jalaluddin Mahalli, Imam Zarkhasyi, Imam ‘Izzuddin Ibnu Jama’ah al-Kinani.metodologi adalah bagian dari epistemologi (sub-field of epistemology), disebut sebagai ilmu untuk menemukan (the science to find out). metodologi adalah cara melakukan sesuatu dengan menggunakan pikiran secara seksama untuk mencapai suatu tujuan. metode adalah teknik penerapan metodologi.Setelah dilakukan pembacaan terhadap kitab jam’u al- jawami’, kami mendapatkan dua metode yang digunakan pengarang dalam menjelaskan isi kitab. Metode pertama adalah metode dalam menjelaskan Ta’rif sesuatu dan kedua metode dalam mengungkapkan kekuatan pendapat para ulama. Kata kunci : Metode, Ta’rif, Jam’u Al-Jawami’