Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS PEMBERIAN EKSTRAK GEL BELIMBING MANIS (Averrhoa carambola Linn) TERHADAP KESEMBUHAN ULKUS TRAUMATIKUS Studi In Vivo terhadap mukosa Tikus (Strain Wistar) Arief Pramono; Bawa Adiwinarno; Lisa Oktaviana Mayasari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.36 KB)

Abstract

Background of the Study: Ulcers is often founded on society which causes pain, difficulty in speaking, eating, or swallowing. Indonesia is one of tropical countries which has a lot of natural resources. Since a long time ago, Indonesian citizen is close to various fruits, particularly starfruit. (Averrhoa carambola L). Objectives: To know the effectivity of the concentration from starfruit gel extraction (Averrhoa carambola L)towards traumatic ulcers. Methods: About 24 Mistar mice are divided into 4 groups. Hyaluronic acid 0.2% (K1), starfruit gel extraction 25% (P1), starfruit gel extraction 50% (P2), and starfruit gel extraction 75% (P3). The adaptation of the mice happens for a week. On the firstday, ulcers on labial mucosa is made on the mouse using the tip of amalgam stopper which is heated. It spreads on once a day, and the measuring is done on the first day, third day, fifth day, and seventh day using calipers. The data result is analyzed by using one-way anova and post hoc LSD test. Results: Based on the test result using one-way anova, it shows the significant result of each group (0.00) so that there is contrast on giving extract gel of 25%, 50%, and 75%. Based on post hoc LSD test, it points out that hyaluronic acid 0.2% (K1) towards starfruit gel extraction on concentration of 25% do not show substansial contrast about 0.473, whereas extract gel of 50% and 75% shows significant contrast of 0.000 (p<0.05). The group of starfruit gel extraction which has concentration of 25% (P1) towardsextract gel of 50% and 75% shows that there  is significant  contrast as much  as 0.000.  The group  of extract  gel  starfruit  which  have concentration 50% (P2) towards extract gel of 75% (P3) do not show significant contrast as much as 0.215. Conclusion: Hyaluronic acid 0,2% and starfruit gel extraction 25%, 50%, 75% have influence towards the recovery of traumatic ulcers and starfruit gelextraction 50% and 75% is the most effective concentration on hastening the healing process traumaticulcers. Keywords: Averrhoa carambola Linn., traumatic ulcer, wound healing, hyaluronic acid
Pengaruh Kompetensi Pegawai dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pesawaran Arief Pramono; R. Risma Gunanti Pratama Pratama
Jurnal Relevansi : Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Relevansi : Ekonomi, Manajemen dan Bisnis
Publisher : LPPM STIE KRAKATAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.565 KB)

Abstract

Bagi instasi pemerintah tersedianya sumber daya manusia yang berkualitas, berketerampilan tinggi dan profesional yang bergerak disektor jasa pelayanan merupakan suatu syarat dalam rangka meningkatkan mutu penyelenggaraan negara yang memberikan kepuasan terhadap kualitas dan jasa pelayanan yang dihasilkan pemerintah kepada masyarakat.Selain kompetensi pegawai, komitmen organisasi adalah salah satu faktor penting lainnya yang sangat berkontribusi terhadap peningkatan kinerja pegawai dalam suatu organisasi. Komitmen organisasi yang dijalankan dengan baik akan dapat meningkatkan prestasi dan disiplin kinerja dari para karyawan serta karyawan akan selalu bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang dilaksanakan Penelitian ini menggunakan metode penelitiandeskriptif kuantitatif yaitu metode penelitian yang menggunakan data berupa angka dalam menganalisis fakta-fakta yang ditemukan yang bertujuan untuk menentukan hubungan antar variabel dalam sebuah populasi. Analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Penelitian ini menggunakan 45 responden penelitian. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan jawaban hipotesis yakni sebagai berikut; terdapat pengaruh kompetensi pegawai terhadap kinerja pegawai, dengan tingkat pengaruh sebesar 35,5%. Terdapat pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai dengan tingkat pengaruh sebesar 33,6%. Terdapat pengaruh kompetensi pegawai dan komitmen organisasi secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai, dengan tingkat pengaruh sebesar 39,8%.