Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH VARIABEL DESAIN JENDELA KREPYAK PADA SIRKULASI UDARA DALAM RUANG Harikrisna Ganesha
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.961 KB) | DOI: 10.25105/pdk.v4i2.5225

Abstract

Pada kondisi iklim tropis lembab, desain bukaan jendela krepyak digunakan untuk dapat menangkal radiasi serta mengalirnya sirkulasi udara pada sebuah ruangan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan antara variabel desain jendela krepyak terhadap kecepatan udara dalam ruang. Terdapat 8 variabel desain jendela krepyak, yaitu sudut bilah, lebar bilah, tebal bilah, jarak antara bilah, bentuk bilah, arah bilah, posisi bilah, dan bidang pada jendela. Variabel terikat berdasarkan objek penelitian dipengaruhi oleh variabel desain yaitu kecepatan udara dalam ruang. Terdapat 3 variabel terikat yaitu maksimal kecepatan pada tampak denah, maksimal kecepatan pada tampak potongan ruangan, dan kecepatan rata-rata. Objek penelitian ini adalah jendela krepyak pada sebuah ruangan berukuran 3x3x3 meter. Terdapat 120 sample desain jendela krepyak dengan kecepatan udara yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tebal pada bilah-bilah jendela krepyak mempengaruhi sirkulasi udara dalam ruang daripada variabel desain yang lainnya.
PENGARUH VARIABEL DESAIN JENDELA KREPYAK PADA SIRKULASI UDARA DALAM RUANG Harikrisna Ganesha
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v4i2.5225

Abstract

Pada kondisi iklim tropis lembab, desain bukaan jendela krepyak digunakan untuk dapat menangkal radiasi serta mengalirnya sirkulasi udara pada sebuah ruangan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan antara variabel desain jendela krepyak terhadap kecepatan udara dalam ruang. Terdapat 8 variabel desain jendela krepyak, yaitu sudut bilah, lebar bilah, tebal bilah, jarak antara bilah, bentuk bilah, arah bilah, posisi bilah, dan bidang pada jendela. Variabel terikat berdasarkan objek penelitian dipengaruhi oleh variabel desain yaitu kecepatan udara dalam ruang. Terdapat 3 variabel terikat yaitu maksimal kecepatan pada tampak denah, maksimal kecepatan pada tampak potongan ruangan, dan kecepatan rata-rata. Objek penelitian ini adalah jendela krepyak pada sebuah ruangan berukuran 3x3x3 meter. Terdapat 120 sample desain jendela krepyak dengan kecepatan udara yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tebal pada bilah-bilah jendela krepyak mempengaruhi sirkulasi udara dalam ruang daripada variabel desain yang lainnya.
PENGARUH VARIABEL DESAIN JENDELA KREPYAK PADA SIRKULASI UDARA DALAM RUANG Harikrisna Ganesha
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.961 KB) | DOI: 10.25105/pdk.v4i2.5225

Abstract

Pada kondisi iklim tropis lembab, desain bukaan jendela krepyak digunakan untuk dapat menangkal radiasi serta mengalirnya sirkulasi udara pada sebuah ruangan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan antara variabel desain jendela krepyak terhadap kecepatan udara dalam ruang. Terdapat 8 variabel desain jendela krepyak, yaitu sudut bilah, lebar bilah, tebal bilah, jarak antara bilah, bentuk bilah, arah bilah, posisi bilah, dan bidang pada jendela. Variabel terikat berdasarkan objek penelitian dipengaruhi oleh variabel desain yaitu kecepatan udara dalam ruang. Terdapat 3 variabel terikat yaitu maksimal kecepatan pada tampak denah, maksimal kecepatan pada tampak potongan ruangan, dan kecepatan rata-rata. Objek penelitian ini adalah jendela krepyak pada sebuah ruangan berukuran 3x3x3 meter. Terdapat 120 sample desain jendela krepyak dengan kecepatan udara yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tebal pada bilah-bilah jendela krepyak mempengaruhi sirkulasi udara dalam ruang daripada variabel desain yang lainnya.