Ahmad Giri Ainuddin Muhammadi
UIN Sunan Ampel Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Regulasi Diri dalam Pengembangan Karakter Religius MIN 1 Jombang Ni'matul Izza; Ahmad Giri Ainuddin Muhammadi
AN NUR: Jurnal Studi Islam Vol. 13 No. 2 (2021): An-Nur: Jurnal Studi Islam
Publisher : Istitut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) An-Nur Yogyakarta Komplek PP An Nur Ngrukem PO BOX 135 Bantul 55702 Yogyakarta Tlp/Fax (0274) 6469012. http://jurnalannur.ac.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.095 KB) | DOI: 10.37252/annur.v13i2.97

Abstract

Religious character development as a conscious effort designed to assist individuals in developing knowledge, skills, and personality in religious character. There are four values in the implementation that are applied in elementary schools that must be developed, namely, worship obedience, gratitude behaviour, praying before and after carrying out activities, tolerance in worship. Good self-regulation by self-regulating affects the process of a religious character that is carried out in life. This study aims to describe the development of religious character in MIN 1 Jombang and to describe the regulation model of MIN 1 Jombang students in carrying out mandatory worship. The research method used in this research is descriptive qualitative which intends to understand the main phenomena in character development and to describe the regulation model of MIN 1 Jombang students. The findings that can be presented are, the self-regulation model of students at MIN 1 Jombang in maintaining the istikamah to perform worship, namely the external regulation model, which is a model that is influenced by other people to run it, and the existence of this influence which then encourages students to carry out every time and continuously and becomes a habit, the self-regulation model turns into an intrinsically motivated behaviour model in which he feels that worship is a very valuable activity that needs to be done.
Peran Pemuda Muslim dalam Pengelolaan Sampah (Studi Etika Lingkungan Hidup di Desa Klangonan Gresik) Ahmad Giri Ainuddin Muhammadi; Ni’matul Izza
AN NUR: Jurnal Studi Islam Vol. 11 No. 2 (2019): An-Nur: Jurnal Studi Islam
Publisher : Istitut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) An-Nur Yogyakarta Komplek PP An Nur Ngrukem PO BOX 135 Bantul 55702 Yogyakarta Tlp/Fax (0274) 6469012. http://jurnalannur.ac.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.437 KB) | DOI: 10.37252/an-nur.v11i2.108

Abstract

Sampah masih menjadi masalah yang tanpa henti untuk bisa dikendalikan, baik oleh pemerintah maupun perorangan. Dalam kegiatan ekonomi saja misalnya, terlihat bagaimana manusia tanpa terasa akan selalu menghasilkan sampah seperti dalam kegiatan ekonomi berbasis industri. Selain kegiatan ekonomi berbasis industri, Perkembangan masa dengan bertambahnya penduduk adalah salah satu penyebab dari munculnya masalah-masalah lingkungan yang di antaranya yaitu pencemaran lingkungan akibat sampah. Fenomena yang selalu menjadi problematika bersama itu hamper ada di setiap daerah tak terkecuali desa Klangonan, kabupaten Gresik. Problematika sampah di desa Klangonan yaitu berawal dari tidak adanya Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di desa dan vakumnya petugas pengambil sampah, mendorong kumpulan pemuda desa Klangonan yang tergabung dalam organisasi Karang Taruna Desa Klangonan (Katalog) untuk berperan dalam menyikapi problematika lingkungan (sampah) tersebut. Dengan menggunakan penelitian deskriptif dan pendekatan kualitatif, fokus penelitian ini yaitu: 1. Pola pengelolaan sampah di desa Klangonan. 2. Strategi pengelolaan sampah di desa Klangonan. 3. Aplikasi pengelolaan sampah di desa Klangonan. Dengan menggunakan teori peran Biddle & Thomas serta teori-teori dalam studi etika lingkungan hidup sebagai pisau analisisnya, penelitian ini menghasilkan penemuan bahwa dalam merespon problematika lingkungan terutama sampah, pemuda Katalog menginisiasi sebuah program kelola sampah yang mana dalam hal ini pemuda memegang sebagai actor dalam pelaksanaannya. Sedangkan dalam strategi pelaksanaannya, pemuda Katalog menggandeng pemerintah desa sebagai media sosialisasi dan juga pendukung program. Selama program dijalankan, pemuda dalam aplikasinya mendapat respon positif baik dari masyarakat juga pemerintah desa.